Y.M.S.Dalai Lama XIV


Y.M.S.Dalai Lama XIV

Yang Maha Suci (Y.M.S.) Dalai Lama XIV dipercaya sebagai emanasi dari Bodhisattva Avalokitesvara. Beliau sendiri adalah pemimpin spiritual Tibet yang terkenal akan welas asih dan kebijaksanaan-Nya yang luas dan mendalam. Beliau pun dianugerahi Nobel Perdamaian atas upaya-Nya mengajarkan welas asih yang menginspirasi 8 miliar manusia di dunia sembari tetap memperjuangkan nasib rakyat dan budaya Tibet.

Beliau pernah berkunjung ke Indonesia dan pernah mengadakan sesi dialog daring dengan 1000 pelajar Indonesia. Tanpa kenal lelah, Y.M.S. Dalai Lama XIV juga senantiasa mengingatkan kedekatan hubungan Buddhis Tibet dengan Buddhis Nusantara, yang mana keduanya berbagi tradisi yang sama dari Guru Suwarnadwipa Dharmakirti dari Sriwijaya.

Biografi Pendek
Y.M.S. DALAI LAMA XIV
TENZIN GYATSO

Kelahiran Agung

Y.M.S. Dalai Lama XIV dilahirkan dengan nama Lhamo Thondup pada 16 Juli 1935 di Amdo, Tibet dari sebuah keluarga petani dan peternak bersama 6 saudaranya yang lain.

Sekali pun hidup dalam lingkungan sederhana, keluarga Dalai Lama XIV kecil diberkati dengan karma bajik yang besar karena dua Guru besar lainnya juga lahir di keluarga ini, yakni Taktser Rinpoche VI yang merupakan anak pertama dan Ngari Rinpoche XVI yang merupakan anak kelima.

Masa Muda Y.M.S. Dalai Lama XIV

Pada usia dua tahun, beliau yang memiliki nama kecil Lhamo Dhondup tersebut diakui sebagai reinkarnasi dari Dalai Lama XIII, yaitu Thubten Gyatso. Setelahnya, Y.M.S. Dalai Lama XIV dibawa ke Biara Kumbum, untuk kemudian menuju tujuan akhir, Istana Potala.

Selama musim dingin tahun 1940 di Istana Potala, Y.M.S. Dalai Lama XIV dilantik sebagai pemimpin spiritual Tibet. Kemudian, 10 tahun kemudian, tepatnya pada 17 November 1950, ketika Y.M.S Dalai Lama XIV berusia 15 tahun, beliau secara resmi mengambil alih kekuasaan politik penuh.

Pada tahun 1959, ketika Y.M.S. Dalai Lama XIV berusia 23 tahun, beliau mengikuti ujian terakhir-Nya di Kuil Jokhang Lhasa, pada Festival Doa Agung tahunan (Monlam Chenmo). Beliau lulus dengan pujian dan dianugerahi gelar Geshe Lharampa, setara dengan gelar doktor tertinggi dalam filsafat Buddhis.

Pelarian ke India

Pada tahun 1959, setelah penindasan brutal terhadap pasukan Tiongkok terhadap pemberontakan nasional Tibet di Lhasa, Y.M.S. Dalai Lama XIV terpaksa melarikan diri ke pengasingan. Sejak saat itu hingga sekarang, beliau tinggal di Dharamsala, India Utara.

Karya Bagi Dunia

Y.M.S Dalai Lama XIV telah melakukan perjalanan ke lebih dari 67 negara untuk mengajarkan Dharma dan menyebarkan pesan perdamaian universal dan tanpa kekerasan. Pada 1989, beliau pun dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian atas perjuangan tanpa kekerasan demi pembebasan Tibet.

Sejak 1980-an, beliau juga aktif terlibat diskusi dengan para ilmuwan modern, terutama di bidang psikologi, neurobiologi, fisika kuantum, dan kosmologi sehingga menghasilkan kolaborasi pengetahuan antara filsafat Buddhisme dan ilmu sains.

Berkah untuk Bangsa Indonesia

Di Indonesia sendiri, Y.M.S. Dalai Lama XIV telah berperan menjadi Guru tahbis dari seluruh biksu Sangha KCI. Dalam beberapa kesempatan, beliau juga telah memberikan inisiasi untuk umat Buddhis Indonesia.

Terakhir, pada 11 Agustus 2021, Y.M.S. Dalai Lama XIV juga mengadakan dialog secara daring dengan 1000 pelajar dari Indonesia dalam acara NDBF 3.0 yang bertajuk "Grand Buddha Goes to School: Heart-to-Heart Conversation with His Holiness Dalai Lama XIV".

Kenali lebih lanjut teladan & ajaran Rinpoche di
Dalailama.com

Y.M.S. Dalai Lama XIV bersama Guru Dagpo Rinpoche

Y.M.S. Dalai Lama XIV bersama Guru Dagpo Rinpoche

Penahbisan Biksu Y.M. Lobsang Gyatso oleh Y.M.S. Dalai Lama XIV, 2007

Penahbisan Biksu Y.M. Lobsang Gyatso oleh Y.M.S. Dalai Lama XIV, 2007

Penahbisan Sramanera Y.M. Tenzin Chogyal & Y.M. Tenzin Tringyal oleh Y.M.S. Dalai Lama XIV, 2007

Penahbisan Sramanera Y.M. Tenzin Chogyal & Y.M. Tenzin Tringyal oleh Y.M.S. Dalai Lama XIV, 2007

Penabhisan Para Sramaneri KCI oleh Y.M.S. Dalai Lama XIV, 2015

Penabhisan Para Sramaneri KCI oleh Y.M.S. Dalai Lama XIV, 2015

Y.M.S. Dalai Lama XIV berkunjung ke Bali

Y.M.S. Dalai Lama XIV berkunjung ke Bali

Audiensi Y.M.S. Dalai Lama XIV di Dharamsala, India, 2015

Audiensi Y.M.S. Dalai Lama XIV di Dharamsala, India, 2015

Audiensi bersama Y.M.S. Dalai Lama XIV, Dharamsala, India, 2015

Audiensi bersama Y.M.S. Dalai Lama XIV, Dharamsala, India, 2015

Anggota Komunitas KCI bersama Y.M.S. Dalai Lama XIV, Dharamsala, India, 2015

Anggota Komunitas KCI bersama Y.M.S. Dalai Lama XIV, Dharamsala, India, 2015

Anggota Komunitas KCI bersama Y.M.S. Dalai Lama XIV, Dharamsala, India, 2015

Anggota Komunitas KCI bersama Y.M.S. Dalai Lama XIV, Dharamsala, India, 2015

Y.M.S. Dalai Lama XIV bersama Anggota Sangha dari Indonesia, Dharamsala, India, 2015

Y.M.S. Dalai Lama XIV bersama Anggota Sangha dari Indonesia, Dharamsala, India, 2015

Penahbisan Biksu Y.M. Lobsang Monlam, Y.M. Tenzin Tashi, & Y.M. Yonten Sherab oleh Y.M.S. Dalai Lama XIV, 2025

Penahbisan Biksu Y.M. Lobsang Monlam, Y.M. Tenzin Tashi, & Y.M. Yonten Sherab oleh Y.M.S. Dalai Lama XIV, 2025

Prosesi penahbisan Biksu Y.M. Lobsang Monlam oleh Y.M.S. Dalai Lama XIV, 2025

Prosesi penahbisan Biksu Y.M. Lobsang Monlam oleh Y.M.S. Dalai Lama XIV, 2025

"Walaupun tidak banyak orang Indonesia mengenal negeri kami. Tapi dari dahulu bangsa kami selalu mengenang Indonesia. Melalui pendiri kami seorang Guru Besar Agama Buddha dari India yang bernama Atisha Dipamkara. Sebelum mendirikan negeri Tibet, telah berguru pada seorang Lama. Dan Lama ini bernama Serlingpa. Serlingpa kurang lebih artinya adalah Swarnadwipa. Swarnadwipa adalah Pulau Emas Sumatra dan Lama Serlingpa ini ada di dalam masa Kerajaan Sriwijaya dan dia bernama Dharmakirti. Jadi peristiwa itu selalu diceritakan pada murid-murid Buddha di Tibet. Jadi dari dahulu sampai sekarang tidak ada orang Tibet yang tidak mengenal orang Indonesia.."

Y.M.S. Dalai Lama XIV dalam Kata Pengantar Buku
"Tibet di Otak: Catatan Harian Seorang Peziarah"

Apa Yang Bisa
Kamu Lakukan Untuk
Umur Panjang Y.M.S.Dalai Lama XIV?


Share