Semua makhluk ingin bahagia dan terhindar dari penderitaan. Namun, “ingin” saja tidaklah cukup. Kita harus aktif menciptakan sebab-sebabnya, yaitu mengembangkan batin kita dengan menghasilkan kondisi dan kualitas pikiran yang baik serta mengurangi penyebab ketidakbahagiaan dan kondisi negatif dalam diri kita.
Untuk meraih kondisi kebahagiaan tersebut, Buddha mengajarkan kita 84.000 kumpulan ajaran yang dapat dikelompokkan menjadi Sutra & Tantra.
Kumpulan ajaran Buddha dan para Guru yang dapat memandu kita mencapai kebahagiaan sejati. Ajaran ini perlu kita pelajari, renungkan, dan meditasikan hingga menyatu dengan batin guna mencapai penerangan sempurna.
Metode mencapai penerangan sempurna tingkat lanjut yang berlandaskan pada praktik Sutra yang kokoh. Metode high risk high gain ini diyakini dapat menghasilkan pencerahan dengan cepat, bahkan dalam satu kehidupan.
Di bawah bimbingan Guru Spiritual, kita akan dibimbing menemukan tujuan hidup tertinggi kita sebagai manusia, yaitu menjadi Buddha demi menolong semua makhluk.
Pertama-tama, kita akan dibimbing dalam jalan umum, yaitu Sutra. Setelah memahami & merealisasikan topik-topik ajaran Sutra, barulah murid akan diberikan izin untuk memasuki jalan khusus, yaitu Tantra.
Rangkuman 84.000 Dharma yang disusun secara sistematis dan terstruktur sehingga mudah dipraktikkan bagi setiap orang yang ingin mencapai kebahagiaan sejati, mulai dari kelahiran mendatang yang lebih baik, pembebasan samsara, hingga pencerahan sempurna.
Untuk menjadi Buddha, kita perlu merealisasikan seluruh kualitas-kualitas jalan spiritual.
Tentunya tidak cukup hanya belajar sesekali saja, kita perlu mempelajari, merenungkan, dan memeditasikan Lamrim secara serius.
‘Merenungkan’ artinya merenung dan membiasakan materi Lamrim di dalam batin. ‘Memeditasikan’ artinya membiasakan batin kita hingga ke titik di mana Anda sungguh-sungguh memahami dan menyadari kualitas-kualitas tersebut.
Membedah ajaran Buddha untuk menyelesaikan berbagai permasalahan hidup kita.
Memastikan kehidupan mendatang kita bahagia.
Memahami Buddhadharma dengan metode filsafat yang mengasah kemampuan analisis dan logika.
Demi menolong semua makhluk, kita perlu secepat-cepatnya meraih Kebuddhaan. Karena itulah Buddha mengajarkan Tantra.
Untuk berlatih dalam metode khusus ini, kita perlu menerima abhiseka, berkah khusus dari Guru Tantra untuk mematangkan kesinambungan batin kita.
Inti dari seluruh praktik Dharma adalah mengurangi hingga akhirnya mengakhiri penderitaan dan mencapai kebahagiaan sejati. Untuk itu, kita butuh berlatih di tahapan jalan yang sahih pada tingkatan yang sesuai dengan kemampuan kita saat ini. Ibarat membangun rumah yang dibangun mulai dari fondasi, bangunan, hingga atap; perjalanan spiritual juga dimulai secara bertahap.
Untuk meraih spiritual, kita memerlukan sebab dan kondisi. Sebab langsungnya adalah mempelajari Dharma dan melatih batin melalui meditasi. Sebab kontributifnya adalah membebaskan batin dari penghalang pencapaian melalui pemurnian ketidakbajikkan sekaligus pengumpulan kebajikan.
Kita perlu menarik diri dari rutinitas sehari-hari untuk merenungkan Dharma secara intensif serta membandingkannya dengan kehidupan kita sehari-hari. Dengan memberi perhatian lebih pada batin dan menyetel ulang cara pandang, kita akan meningkatkan kualitas batin kita dan semakin dekat dengan Kebuddhaan.
Di Kadam Choeling Indonesia,
kita akan dibimbing dalam suatu perjalanan secara bertahap mengembangkan batin demi meraih kebahagiaan.
Bersama teman seperjuangan, kita akan belajar, merenung, meditasi, dan melakukan berbagai kegiatan bajik lainnya yang memastikan semakin dekat dengan tujuan tertinggi yang bisa diraih, yaitu kebuddhaan.
Tertarik?
Mari bergabung dengan keluarga besar
Kadam Choeling Indonesia!