Buddhis Nusantara tidak dapat dipisahkan dari Tantra. Hal ini dibuktikan dari berbagai peninggalan di Indonesia, seperti Candi Borobudur dan Candi Kalasan. Walau sempat hilang dari Nusantara, beruntungnya kita bisa mengenal, memperoleh penganugerahan abhiseka, dan mempraktikkan kembali praktik Istadevata Tantra dari 4 kategori, yaitu Kriya, Charya, Yoga, Anuttarayoga.
Dengan cara mahir (upaya kausalya) Buddha mengantarkan semua makhluk menuju kebahagiaan sejati, Buddha juga bisa hadir dalam berbagai wujud, salah satunya adalah penampakan murka. Buddha dengan penampakan murka ini disebut dengan Pelindung Dharma dan tidak lain merupakan wujud welas asih ekstrim Buddha guna menghancurkan penghalang praktik Dharma semua makhluk.