Hormat kepada semua Buddha dan Bodhisattva!
Digugah oleh sebuah keinginan untuk memperoleh kelahiran kembali yang baik,
Suatu kebaikan tertentu dan pencerahan,
Setelah Engkau mengambil perlindungan kepada Triratna,
Pertama-tama, pikirkanlah para makhluk dengan welas asih,
Kemudian bangkitkanlah batin pencerahan.
Dengan aktivitas yang disertai metode,
Pertama-tama jinakkanlah batinmu sendiri,
Tanpa menjinakkan batinmu sendiri terlebih dahulu,
Bagaimana Engkau bisa menjinakkan yang lain?
Bagaimana burung tanpa kedua belah sayapnya
Bisa terbang di langit?
Sama halnya pula, bagaimana seseorang yang tidak memiliki
Pandangan dan aktivitas bisa memperoleh pembebasan?
Oleh karena itu, untuk memperoleh keduanya,
Berjuanglah dan lakukan upaya yang besar.
Apa yang akan terjadi, jika Engkau tidak berlatih keras,
Namun malah membiasakan diri dengan kemudahan-kemudahan?
Oh para Putra Penakluk, yang sudah mempersenjatai diri dengan keberanian, telah mengambil tanggung jawab.
Sembari bertumpu pada Guru Spiritual,
Dan melandaskan dirimu pada tiga jenis kebijaksanaan,
Berlatihlah terutama di dalam pandangan,
Yang mengarahkan kepada pencapaian terunggul.
Kenakanlah pakaian berupa disiplin yang murni,
Bergembiralah dengan sungguh-sungguh di dalam praktikmu.
Untuk bertindak sesuai dengan Ajaran,
[Maka] di setiap saat dan semua kondisi,
Di awal, di tengah dan di akhir
Dari segala aktivitas, pertahankan ingatan-mu
Menolak kesalahan dan mengumpulkan kebaikan, capailah hal-hal yang bermakna.
Tarik diri dari aktivitas tak berguna,
Di setiap saat, tumbuhkanlah kualitas baikmu.
Bergembiralah di dalam segala hal yang bajik,
Jangan menyerah terhadap [sikap] putus asa dan rendah diri.
Carilah teman yang mengurangi kesalahanmu dan meningkatkan kebajikanmu,
Dan pertahankanlah hubungan yang harmonis dengan mereka.
Hargai dan hormatilah mereka yang memiliki kualitas baik.
Secara mahir, hindarilah mereka yang memicu klesha di dalam dirimu.
Terkait teman-teman, yang baik maupun yang buruk,
Tirulah angsa yang mengambil susu dari air,
Abaikan keburukan mereka dan perhatikan kebajikan mereka.
Balaslah kebaikan yang telah ditunjukkan oleh orang lain kepadamu.
Jangan berkontribusi di dalam kesalahan orang lain
Dan jangan mengganggu aktivitas mereka dalam menghimpun kebajikan.
Jangan cemburu terhadap seniormu yang lebih unggul;
Terhadap yang setingkat ataupun yang lebih junior,
Jangan menghina ataupun merendahkan.
Akui kesalahanmu sendiri dan kualitas baik orang lain;
Jangan merujuk kepada kesalahan orang lain dan [jangan] memuji diri sendiri.
Lihatlah kehidupan yang akan datang lebih penting daripada yang sekarang;
Buatlah semua tindakanmu menjadi konsisten dengan Ajaran.
Hindari kemelekatan terhadap kebaikan-kebaikan di hidup ini,
Dan hiasi dirimu dengan permata Arya.
Jangan salah menganggap penderitaan sebagai kebahagiaan.
Hindari tidur, kelambanan, kemalasan dan distraksi,
Dan tumbuhkanlah kesadaran akan kepastian kematian.
Berjuanglah untuk mendapatkan bahkan hanya kebajikan yang kecil sekalipun,
Dan hindari sama sekali kesalahan sekecil apapun.
Selain untuk keperluan praktik Dharma, jangan menaruh perhatian terhadap makanan, pakaian dan sebagainya.
Milikilah sedikit keinginan dan puaslah dengan apa sudah Engkau miliki.
Buang sama sekali prinsip-prinsip delapan duniawi.
Hindari memuji berlebihan [demi kepentingan pribadi], memberikan pesan tersirat [demi kepentingan pribadi] dan sejenisnya.
Jangan memeriksa kesalahan orang lain,
Namun bersikap buta terhadap kekurangan-kekurangan dirimu.
Hindari berbicara terlalu banyak.
Dan juga [hindari] membuat janji-janji palsu yang Engkau tidak sanggup untuk menjaganya.
Hindari berpura-pura dan bersikap hipokrit,
Dan tolak sama sekali mata pencaharian yang tidak benar.
Berpraktiklah secara konsisten dengan Dharma.
Sehubungan dengan orang-orang yang dekat denganmu,
Hindari melekat terhadap mereka.
Dan hindari sikap berat sebelah dan pilih kasih.
Jangan berharap terlalu banyak dari orang lain.
Jangan memuji tindakan yang tidak bajik, [sebaliknya] celalah mereka.
Hentikan distraksi yang tidak berguna.
Jangan bergembira di dalam pembicaraan yang tak bermanfaat.
Kendalikan kemelekatanmu terhadap keinginan-keinginanmu.
Di dalam aktivitas-aktivitas yang memperkuat kebajikan dan menghasilkan kualitas baik,
janganlah tidak percaya diri dan putus asa.
Taklukkanlah harga diri dan kesombongan dengan menerapkan penawarnya.
Jangan bersikap bermusuhan dan tinggi hati.
Karena semua makhluk hidup, baik secara langsung maupun tidak langsung,
Adalah berhubungan erat dengan dirimu,
Hindari kesalahan di dalam tindakan, ucapan dan pikiranmu,
Lihatlah mereka semua sebagai anak-anakmu.
Dengan welas asih, berbicaralah kepada mereka dengan tulus dan ramah.
Lihatlah mereka semua dengan mata yang penuh cinta.
Ketika sedang bersama dengan teman-temanmu, baik yang lebih senior maupun junior,
perlakukanlah mereka semua dengan sama dan adil.
Hindari kesombongan ketika menerima pujian dan penghargaan,
Dan [hindari] kemarahan ketika dikritik atau dihina.
Dengan welas asih kepada mereka yang membutuhkan,
Berikanlah bantuan kepada mereka.
Tolak kemelekatan terhadap apapun juga;
Berikanlah nasihat kepada mereka yang rendah hati,
Dengan berinspirasikan pada welas asih dan kebaikan hati.
Karena orang-orang memiliki aspirasi yang berbeda-beda,
[Maka] pertama-tama periksalah hal ini terlebih dahulu sebelum memutuskan sesuatu yang penting dengan mereka.
Tidak ada yang bisa memuaskan semua pihak.
Meskipun demikian, janganlah menyesal.
Ringankanlah penderitaan apapun yang ada dan jangan terlalu melekat pada
kebahagiaanmu sendiri.
Latihlah batinmu dan lindungilah batin orang lain.
Ketika dihina, menjadi korban kesalahan tindakan orang lain dan sejenisnya,
Sebagai penawarnya, renungkanlah karma dan ilusi.
Lihatlah masalah dengan cara seperti ini, perkuat komitmenmu terhadap praktik Bodhisattva.
Jangan sia-siakan kehidupan manusiamu yang berharga;
Karena kematian adalah tidak bisa dihindari, Engkau mungkin tidak akan memiliki cukup waktu [untuk memanfaatkannya dengan baik].
Kembangkanlah semangat yang laksana api.
Hilangkan pandangan adanya diri yang memiliki eksistensi sejati.
Dengan menerapkan penawarnya, hancurkanlah tiga racun dan juga samsara [bersamanya].
Kaburlah dari jurang perilaku salah.
Hentikan samsara dan keringkanlah sungai karma.
Tutuplah pintu menuju tiga alam rendah.
Hilangkanlah penyakit yakni tiga racun batin.
Dakilah tangga menuju kelahiran yang lebih tinggi dan pembebasan.
Hilangkanlah dua jenis penghalang dan sempurnakanlah kedua jenis penghimpunan.
Raih [sepuluh] bhumi, [empat] tubuh dan [lima] kebijaksanaan terunggul.
Setelah itu, Engkau akan memenuhi kesejahteraan makhluk lain dengan mudah.
Dengan demikian, rampunglah "Instruksi Ringkas Perihal Praktik Bodhisattva" yang ditulis oleh Yang Agung Guru Atisha Dipankara Srijnana
Next:
Teks Dharma lain