Di angkasa di hadapanku, di sebuah singgasana permata yang tinggi dan besar, ditopang oleh delapan singa besar, di atas dudukan yang tersusun dari piringan matahari[1], bulan[2], serta bunga teratai[3] beraneka warna, duduklah Guru Spritual utamaku yang begitu baik hatinya, dalam wujud Buddha Sakyamuni Sang Pemenang[4].
Warna tubuh-Nya berwarna bagaikan emas murni. Di atas kepala-Nya terdapat tonjolan mahkota (Usnisha). Beliau berwajah satu dan bertangan dua. Tangan kanan-Nya menekan bumi[5] dan tangan kiri-Nya dalam sikap meditasi [6], memegang mangkok Biksu (Patra) berisi penuh amirta (Nektar)[7].
Beliau mengenakan jubah Biksu berwarna kuning jingga (saffron). Beliau duduk dalam sikap Vajrasana (bunga teratai) dalam luapan cahaya yang memancar dari tubuh-Nya. [Tubuh-Nya tersebut] terbuat dari cahaya murni dan berhiaskan tanda utama serta tanda tambahan[8] seorang Buddha.
Di hadapan beliau, di sebuah tempat yang indah sekali, terdapat ajaran-ajaran-Nya dalam bentuk buku terbuat dari cahaya[9]. Sang Buddha memandang kita dengan rasa senang. Sedangkan kita, mengingat welas asih dan kebajikan-Nya, merasakan suatu keyakinan yang luar biasa kepada-Nya[10].
Diriku dan semua makhluk—ibu-ibuku—sejak waktu yang tidak diketahui awalnya hingga saat ini, secara terus menerus telah mengalami semua penderitaan eksistensi yang berulang-ulang[11] pada umumnya dan penderitaan di ketiga alam rendah pada khususnya.
Meskipun demikian, sungguh sulit untuk menyadari dalam dan luasnya penderitaan samsara. Tetapi, saat ini aku telah memperoleh suatu kelahiran sebagai manusia yang sangat berharga, memiliki kebebasan dan terberkahi, begitu sulit untuk diperoleh dan begitu berarti ketika didapatkan, dan aku juga telah bertemu ajaran Sang Buddha, yang begitu sulit untuk ditemukan.
Apabila aku tidak dapat merealisasikan kebebasan tertinggi, terbebas dari segala penderitaan samsara, mencapai Kebuddhaan yang lengkap dan sempurna[12], maka sekali lagi aku akan harus mengalami berbagai penderitaan samsara pada umumnya dan penderitaan di tiga alam rendah pada khususnya.
Sebagaimana yang kulihat, sekarang ini di hadapanku terdapat para Guru serta Sang Triratna yang dapat melindungiku dari penderitaan ini. Aku akan mencapai Samyak-sambodhi demi kebahagiaan semua makhluk—ibu-ibuku—; untuk itu aku berlindung kepada para Guru Spritual dan kepada Sang Triratna.
(Bayangkan di sebelah kiri kita terdapat ibu kita, sanak keluarga perempuan, dan semua makhluk perempuan. Di sebelah kanan kita adalah ayah kita, sanak keluarga laki-laki, dan semua makhluk laki-laki. Di belakang kita adalah orang-orang yang kita cintai. Di depan kita adalah orang-orang yang tidak kita sukai. Bayangkan mereka dan semua makhluk di alam samsara dalam bentuk manusia namun mengalami penderitaan berbagai alam eksistensi: neraka, hantu kelaparan, binatang, manusia, dewa dalam alam keinginan, dan dewa dalam alam tertinggi.)
(Renungkan tiga sebab perlindungan yang tertera pada meditasi perlindungan)
SANG GYE CHOE DANG TSOG KYI CHOG NAM LA
JANG CHUP PAR TU DAG NI KYAP SU CHI
DAG KI JIN SOG GYI PA DI DAG KI
DRO LA PEN CHIR SANG GYE DRUB PAR SHO.
Pada Buddha, Dharma, dan Sangha yang mulia,
Aku berlindung hingga aku mencapai pencerahan
Dengan praktik berdana dan paramita (kebajikan) lain yang kulakukan,
Semoga aku merealisasi ke-Buddha-an demi kebaikan para makhluk.
MEMBERKATI BUMI DAN PERSEMBAHAN
TAM CHEY DU NI SA ZHI DAG
SEK MA LA SOG MEY PA TANG
LAG T'IL TAR NYAM BEN DUR YEY
RANG ZHIN JAM POR NEY GYUR CHIG.
Di mana pun tanahnya halus,
Terbuat dari aqua marine,
Rata bagaikan telapak tanganku
Murni tanpa bebatuan
LHA TANG MI YI CHOE PEY DZEY
NGOE SU SHAM TANG YI KYI TRUL
KUN ZANG CHOE DRIN LA NA MEY
NAM KHEY KHAM KUN KYAB GYUR CHIG
Substansi-substansi persembahan manusia maupun dewata,
Yang dibayangkan maupun yang nyata
awan persembahan-persembahan unggul Samanthabadra
memenuhi seluruh angkasa.
DHARANI PERSEMBAHAN
(Dibaca 3 kali)
(bagi yang mempunyai bel dan vajra, pegang dan bunyikan bel dengan tangan kiri pada posisi dekat hati, dan pegang vajra dengan tangan kanan diletakkan pada pangkuan). Dharani ini bertujuan untuk memberkahi persembahan dan mempersembahkannya kepada Buddha
OM NAMO BHAGAWATEY BENZEY SARA PARMA DANEY, TATAGATAYA ARAHATEY SAMYAK SAM BUDDHAYA TAY YATA. OM BENZEY BENZEY, MAHA BENZEY, MAHA TEDZA BENZEY, MAHA BIYA BENZEY, MAHA BODHICITTA BENZEY, MAHA BODHI MENDO PASAM KRAMANA BENZEY, SARWA KARMA AWARANA BISHO DANA BENZEY SOHA.
KOEN CHOG SUM GYI DEN PA DANG
SANG GYE DANG JANG CHUB SEM PA THAM CHE KYI
JIN GYI LAB DANG TSHOG NYI YONG SU DZOG PEY NGA THANG CHEN PO DANG
CHOE GYI YING NAM PAR DAG CING SAM GYI MI KHYAB PEY TOP KYI DE ZHIN DU GYUR CHIG
Dengan kebenaran Sang Triratna,
Dengan berkah-berkah dari para Buddha dan Bodhisattva,
Dengan kekuatan kedua himpunan[13] kesempurnaan yang lengkap,
Dengan kekuatan kesempurnaan Sunyata yang tak terbayangkan, semoga hal ini terjadi.
MENGUNDANG KEMBALI LADANG KEBAJIKAN
MA LÜ SEM CHEN KÜN KYI GOEN GYUR CHING
DU DEY PUNG CHEY MI ZEY JOM DZEY LHA
NGOE NAM MA LÜ YANG TAG KHYEN GYUR PEY
CHOM DEN KHOR CHEY NEY DIR SHEG SU SOEL
Pelindung semua makhluk,
Buddha yang menghancurkan bala tentara Mara yang tanpa akhir
Engkau yang mengetahui sifat akhir dari semua fenomena
Oh Bhagavan, aku mohon pada-Mu, datanglah ke sini beserta para pengiring-Mu.
ZA HUM BAM HO DHAM TSHIG PA DANG NYI SU ME PAR GYUR
(Buddha yang kita undang kembali ini melebur dengan Buddha yang telah kita meditasikan sebelumnya.)
DOA TUJUH BAGIAN[14]
(Kita bayangkan bahwa semua makhluk dan diri kita sendiri, juga tubuh-tubuh kita di masa lampau, bersujud dan memberikan penghormatan dengan tubuh,ucapan, dan batin kepada para Buddha yang tak terhingga jumlahnya.)
1. PENGHORMATAN (HOMAGE)
P’AK PA JAMPEL SHOEN NU GYUR PA LA CHAG TSEL LO !
Hormat kepada Arya Manjushri yang muda
JI NYEY SU TAG CH’OK CHÜ JIK TEN NA
DU SUM SHEK PA MI’I SENG GEY KÜN
DAG KYI MA LU TE TAG T’AM CHEY LA
LU TANG NGAG YI TANG WEY CH’AG GYI’O
Betapapun banyaknya para Buddha di ke-sepuluh penjuru dunia
Para ‘manusia-singa’ – Buddha dari tiga kurun waktu[15].
Dengan keyakinan kepada mereka semua tanpa kecuali
Aku bersujud dengan tubuh, ucapan, dan batinku
SANG PO CHOE PEY MOEN LAM TOP TAG KI
GYEL WA T’AM CHEY YI KYI NGOEN SUM TU
SHING KI DÜL NYE LÜ RAP TÜ PA YI
GYEL WA KÜN LA RAP TU CH’AK TSEL LO
Dengan kekuatan keyakinanku terhadap praktik Bodhisattva,
Dalam mata batinku, aku dengan jelas melihat semua Penakluk,
Dengan tubuh sebanyak atom-atom di tanah-tanah suci,
Dengan rasa hormat yang mendalam, aku bersujud kepada semua Penakluk dengan sungguh-sungguh.
DÜL CHIG TENG NA DÜL NYEY SANG GYE NAM
SANG GYE SEY KYI Ü NA SHUK PA TAG
TE TAR CHOE KYI YING NAM MA LÜ PA
TAM CHEY GYEL WA TAG KYI KANG WA MOE
Di atas setiap atom [duduklah] para Buddha yang jumlahnya sebanyak atom-atom yang ada,
Setiap Buddha dikelilingi oleh para Putra Buddha[16]..
Aku membayangkan seluruh angkasa tanpa terkecuali
Benar-benar dipenuhi oleh para Penakluk.
TE TAG NGAG PA MI SEY GYATSO NAM
YANG GYI YEN LAG GYATSO DRA KÜN GYI
GYEL WA KÜN KYI YOEN TEN RAP JOE CHING
DE WAR SHEK PA T’AM CHEY DAG KYI TOE
Menyanyikan lautan pujian yang tanpa batas
Dengan setiap suara dari semua organ ucapanku yang tak terhitung
Aku mengagungkan kebajikan-kebajikan semua Penakluk
Dan memuji semua Sugata ini
2. MEMPERSEMBAHKAN PERSEMBAHAN (PRESENTING OFFERINGS)
ME TOG TAM PA TRENG WA TAM PA TANG
SIL NYEN NAM TANG JUG PA DUG CHOG TANG
MAR MEY CHOG TANG DUG POE TAM PA YI
GYEL WA TEY DAG LA NI CHOE PAR GYI
Dengan bunga-bunga yang sangat indah, untaian-untaian yang indah
Alat-alat musik, losion (Lotion), dan payung-payung yang baik sekali
Pelita-pelita dan dupa-dupa terbaik,
Aku membuat persembahan kepada semua Penakluk
NA SA TAM PA NAM TANG TRI CHOG TANG
CHEY MA P’UR MA RI RAP NYAM PA TANG
KOE PA KYEY PAR P’AK PEY CHOG KUN GYI
GYEL WA TE TAG LA NI CHOE PAR GYI
Dengan pakaian-pakaian yang sangat indah dan wewangian terbaik
Dengan bubuk wewangian yang menumpuk bagaikan Gunung Meru,
Semuanya disusun dengan sangat indah,
Aku mempersembahkannya kepada semua Penakluk.
CHOE PA KANG NAM LA MEY GYA CHEY WA
TEY TAG GYEL WA T’AM CHEY LA YANG MOE
SANG PO CHOE LA TEY PEY TOB TAG KI
GYEL WA KÜN LA CHAG TSEL CHOE PAR GYI
Persembahan-persembahan yang megah dan tak tertandingi ini,
Dalam pikiran kudedikasikan semuanya kepada para Penakluk ;
Dengan penuh keyakinan dalam praktik Bodhisattva,
Aku bersujud dan memberikan semua persembahan ini kepada para Penakluk.
PERSEMBAHAN MANDALA YANG DISINGKAT
SA SHI POE KYI JUG SHING ME TOG TRAM
RI RAP LING SHI NYI DEY GYEN PA DI
SANG GYE SHING TU MIK TEY UL WAR GYI
DRO KUN NAM DAG SHING LA CHOE PAR SHO.
Bumi ini yang diurapi dengan minyak wangi dan taburan bunga.
Dihiasi dengan Gunung Meru, empat benua, matahari, dan bulan,
Dibayangkan sebagai Tanah [Suci] para Buddha, aku mempersembahkannya,
Semoga semua makhluk menikmati Tanah Suci ini.
TSUL TRIM KYI TSUL TRIM KYON MEY CHING
TSUL TRIM NAM PAR TAK TANG DEN
LOM SEM MEY PEY TSUL TRIM KYI
TSUL TRIM PAR ROL CHIN PAR SHO.
Dengan kesempurnaan etika perilaku,
Etika murni yang sempurna,
Dan etika tanpa kesombongan,
Semoga aku menyelesaikan kesempurnaan etika ini.
IDAM GURU RATNA MANDALA KAM NIRYATAYAMI
3. PENGAKUAN (CONFESSION)
Renungkan empat faktor agar praktik ini menjadi efektif, yaitu penyesalan yang mendalam, tekad untuk tidak mengulanginya lagi, melakukan perbuatan baik, dan berlindung serta membangkitkan Bodhicitta
DOE CHAG SHEY DANG TI MUK WANG GYI NI
LU TANG NGAG TANG TEY SHIN YI KYI KYANG
DIK PA DAG KYI GYI PA CHI CHI PA
TE TAG T’AM CHEY DAG KYI SO SOR SHAG
Semua perbuatan buruk yang telah kulakukan
karena kemelekatan, kebencian, dan ketidaktahuan,
Dengan tubuh, ucapan, dan batinku,
Aku akui semuanya, satu demi satu.
4. IKUT BERSUKA CITA (REJOICING)
Kita merasa gembira atas kebajikan yang dilakukan oleh semua makhluk termasuk oleh kita sendiri. Praktik ini adalah penawar atas rasa iri hati
CHOG CHU GYEL WA KUN TANG SANG GYE SEY
RANG GYEL NAM TANG LOP TANG MI LOP TANG
DRO WA KUN KYI SOE NAM KANG LA YANG
TEY TAG KUN KYI JEY SU DAG YI RANG.
Baik yang dilakukan oleh para Penakluk dari sepuluh penjuru,
atau oleh Putra Spiritual mereka atau oleh para Perealisasi sendiri[17],
Atau oleh para Pendengar Arahat[18] atau Pendengar non Arahat,
Aku turut bersuka cita[19] atas semua kebajikan semua makhluk.
5. PERMOHONAN AJARAN
Kita bayangkan bahwa kita mengemanasikan sebuah roda Dharma emas dengan seribu jari-jari dari hati kita dan mempersembahkan kepada Buddha yang kemudian menyetujui untuk terus membabarkan Dharma. Buat mandala 9 tumpukan, bayangkan roda Dharma berdiri di atas dasar mandala kita. Praktik ini adalah penawar melawan kemalasan.
KANG NAM CHOG CHU JIKTEN DROEN MEY TAG
JANG CHUB RIM PAR SANG GYE MA CHAG NYEY
GOEN PO TEY TAG DAG KYI T’AM CHEY LA
K‘ORLO LA NA MEY PA KOR WAR KUL
Cahaya bagi semua dunia di ke sepuluh penjuru
Engkau yang telah merealisasi Pencerahan dengan mencapai pengetahuan yang tanpa noda
Oh para Pelindung, aku mohon pada-Mu,
Putarkanlah roda hukum[20] yang tertinggi
6. PERMOHONAN (KEPADA BUDDHA) UNTUK TIDAK MEMASUKI NIRVANA
Kita memohon kepada Buddha dan para Guru Spritual kita agar selalu tetap bersama kita selama masih ada makhluk yang membutuhkan pertolongan dan bimbingan mereka. Bayangkan kita mengemanasikan sebuah tahta yang ditopang oleh 8 singa agung dan dihiasi dengan vajra berbentuk silang. Tahta ini melebur ke dalam tahta Sang Buddha dan beliau menerima permohonan agar tetap sebagai guru spiritual kita. Buat mandala 5 tumpukan. Praktik ini adalah penawar perbuatan mengkritik Dharma.
NYA NGEN DA TOEN KANG SHEY TEY TAG LA
DRO WA KUN LA P’EN SHING DEY WEY CHIR
KEL PA SHING KYI DUL NYEY SHUK PAR YANG
DAG KI T’EL MO RAP JAR SOEL WAR GYI
Engkau yang hendak memperlihatkan pencapaian parinirvana,
dengan beranjali aku memohon kepada-Mu,
Untuk menolong dan membawa kebahagiaan bagi semua makhluk,
Tetaplah tinggal selama kalpa yang jumlahnya sebanyak atom-atom di alam semesta!
7. DEDIKASI (DEDICATION)
CHAG TSEL WA TANG CHOE CHING SHAG PA TANG
JEY SU YI RANG KUL SHING SOEL WA YI
GEY WA CHUNG SEY DAG KI CHI SAK PA
T’AM CHEY DAG KI JANG CHUP CHIR NGO’O
Sekecil apapun nilai kebajikan yang telah kuperoleh,
Melalui penghormatan, persembahan, pengakuan,
Melalui bersuka cita, permohonan ajaran, dan permohonan untuk tidak memasuki Nirvana
Aku dedikasikan semuanya untuk pencapaian Pencerahan Sempurna.
PERSEMBAHAN MANDALA YANG PANJANG
OM BENZA BHUMI AH HUM
Om benza bhumi Ah Hum
WANG CHEN SER GYI SA ZHI
Bumi emas yang megah
OM BENZA REKHEY AH HUM
Om benza rekhey Ah Hum
CHI CHAG RI KHOR YUG GYI KOR WE Ü SU
Di pusatnya, dikelilingi di bagian luarnya oleh serangkaian pegunungan besi (gugusan Cakravada),
RI GYEL PO RI RAB
Terdapat gunung Meru, raja dari segala Gunung.
SHAR LÜ P’AG PO
Di sebelah Timur [terdapat Benua] Vedeha,
LHO DZAM BU LING
Di sebelah Selatan [terdapat Benua] Jambudwipa,
NUP PA LANG CHOE
Di sebelah Barat [terdapat Benua] Godaniya,
JANG DRA MI NYEN
Di sebelah Utara [terdapat Benua] Kuru.
LÜ TANG LÜ P’AG
[Benua-benua kecil berturut-turut adalah] Deha dan Bideha (di sebelah Timur),
NGA YAB TANG NGA YAB ZHEN
[Benua] Chamara dan Apara-chamara (di sebelah Selatan),
YO DEN TANG LAM CHOG DRO
[Benua] Shatha dan Uttara-mantrina (di sebelah Barat),
DRA MI NYEN TANG DRA MI NYEN GYI DA
[Benua] Kurava dan Kaurava (di sebelah Utara).
RIN PO CHE RI’O
Gunung Permata,
PAG SAM GYI SHING
pohon pengabul harapan,
DOE JOE BA
lembu pemenuh harapan,
MA MO PA YI LO TOG
panen yang tanpa membajak.
KORLO RIN PO CHE
Roda yang berharga,
NOR BU RIN PO CHE
permata yang berharga,
TSUN MO RIN PO CHE
ratu yang agung,
LOEN PO RIN PO CHE
menteri yang agung,
LANG PO RIN PO CHE
gajah yang agung,
TA CHOG RIN PO CHE
kuda yang agung,
MAG PON RIN PO CHE
Jenderal yang agung,
TER CHEN PO’I BUM PA
Bejana harta yang luar biasa.
GEG MA
Dewi kecantikan,
TRENG WA MA
dewi untaian-untaian [bunga],
LU MA
dewi lagu,
GARMA
dewi tarian,
ME TOG MA
dewi bunga,
DUG POE MA
dewi dupa,
NANG SEL MA
dewi pelita,
DRI CHAB MA
dewi wewangian.
NYI MA
matahari,
DA WA
bulan,
RIN PO CHE DUG
payung yang berharga,
CHOG LEY NAM PAR GYEL WEY GYETSEN
panji kemenangan sempurna terhadap semua ketidakberuntungan.
USU LHA DANG MI’I
Di tengah-tengah,
PEL JOR P’UN SUM TSOG PA MA SANG WA MEY PA
terdapat seluruh harta kekayaan para dewa dan manusia yang paling sempurna (indah dan mengagumkan),
TZANG ZHING YI DU WONG WA DI DAG DRIN CHEN TSA WA TANG GYU PAR
tanpa terkecuali
CHEY PEY PEL DEN LAMA DAM PA NAM DANG
Kupersembahkan semua ini kepada Guru-Guru akarku dan Guru-guru Silsilahku yang jaya, yang terunggul, dan paling baik hati,
Insert here :
(a) if precepts are taken before the Master:
Kyey par du yang jey tsün Losang Jampel Jhampa Gyats’o pel sang pö shel nga ney...
and in particular to the glorious Venerable Losang Jhampel Jhampa Gyats’o,
or
(b) if precepts ara taken when alone, insert;
Lama gyel wa sha kya t’up pa sey tang chey pa nam la...
and to the Victorious Master Shakyamuni, together with his retinue,
continue with
....t’ek pa chen pö so jong ki dom pa shu way chay tü
to request you to confer the mahayana upasatha precepts.
SHING K’AM UL WAR GYI’O
Mohon terima semua ini dengan welas asih, demi kebaikan semua makhluk.
T’UK JEY DRO WEY DOEN DU ZHEY SU SOEL
Setelah berkenan untuk menerimanya,
ZHEY NE JIN GYI LAB TU SOEL
mohon anugerahkan berkah-Mu kepada kami
PERSEMBAHAN MANDALA YANG DISINGKAT
SA SHI POE KYI JUG SHING ME TOG TRAM
RI RAP LING SHI NYI DEY GYEN PA DI
SANG GYE SHING TU MIK TEY UL WAR GYI
DRO KUN NAM DAG SHING LA CHOE PAR SHO.
Bumi ini yang diurapi dengan minyak wangi dan taburan bunga.
Dihiasi dengan Gunung Meru, empat benua, matahari, dan bulan,
Dibayangkan sebagai Tanah [Suci] para Buddha, aku mempersembahkannya,
Semoga semua makhluk menikmati Tanah Suci ini.
JEY TSUN LA MA DAM PA K’YEY NAM KYI
CHOE KU KHA LA KHYEN TSEY (CHU ZIN THRIG / DRIN DRIG NEY)
JI TAR TSHAM PEY DUL JEY DZIN MA LA
ZAB GYE CHOE KYI CHAR PA WAB TU SOEL
Oh Guru yang sempurna dan yang patut [dihormati]
Dari awan kebijaksanaan dan belas kasih-Mu, di angkasa tubuh kebenaran-Mu
Mohon curahkanlah hujan Dharma yang luas dan mendalam
Pada hamparan para siswa-Mu, sesuai dengan kemampuan mereka
IDAM GURU RATNA MANDALA KAM NIRYATAYAMI
MENGAMBIL SILA
Baca tiga kali
CHOG CHU NA SHUG PEY SANG GYE TANG JANG CHUB SEM PA TAM CHEY DAG LA GONG SU SOEL
Semua Buddha dan Bodhisattva yang berdiam di 10 penjuru, mohon perhatikan saya!
LOPON GONG SU SOEL(ABAIKAN JIKA MENGAMBIL SILA DI HADAPAN ALTAR)
Pemberi Sila, perhatikan saya
JI TAR NGON GYI DEY SHIN SHEG PA, DRA CHOM PA YANG DAG PAR DZOG PEY SANG GYEY, TA JANG
Seperti para Tathagatha, para Arahat dan para Buddha yang benar-benar sempurna di masa lampau, laksana kuda surgawi
SHEY TA PU, LANGPO CHENPO, JAWA CHEY SHING, JEY PA JEY PA, KUR PORWA, RANG GI DOEN JEY
Dan gajah yang agung, menyelesaikan tugas mereka dan melaksanakan tugas mereka, melepaskan beban mereka(berupa skandha-skandha yang tidak murni), mencapai tujuan mereka sendiri,
SU TOP PA, SI PAR KUN TU JOR WA YONG SU ZEY PA, YANG DAG PEY KA, LEG PAR NAM PAR DROEL
benar-benar memutuskan ikatan mereka terhadap samsara, mereka yang ucapannya sempurna, yang batinnya terbebaskan secara total dan sempurna,
WEY TUG, LEG PAR NAM PAR DROEL WEY SHEY RAP CHEN TEY TAG KI, SEM CHEN TAM CHEY KYI
Yang kebijaksanaannya terbebaskan secara total dan sempurna, seperti mereka,
TOEN KYI CHIR TANG, PHEN PAR JA WEY CHIR TANG, DROEL WAR JA WEY CHIR TANG, MU GEY ME
Yang demi kebaikan semua mahluk, untuk menolong mereka, untuk membebaskan mereka, untuk mengakhiri
PAR JA WEY CHIR TANG, NEY MEY PAR JAWEY CHIR TANG, JANG CHUB KYI CHOK KYI CHO NAM
Kemiskinan, untuk mengakhiri penyakit, unutk menyempurnakan tahap-tahap menuju pencerahan,
YONG SU DZOK PAR JAWEY CHIR TANG, LA NA MEY PA YANG TAG PAR DZOK PEY JANG CHUP NGEY
Dan untuk mewujudkan Pencerahan sempurna yang tertinggi.
PAR TOG PAR JA WEY CHIR, SO JONG YANG TAG PAR DZEY PA TEY SHIN TU, DAG…(SEBUTKAN NAMA ANDA)
Mengambil Sila Mahayana Upasatha dengan sempurna, dengan cara yang sama, aku….
SHEY GYI WEY KYANG, TU DI NEY ZUNG TEY, JI SI SANG NYIMA MA SHAR KYI BAR TU,
Dari saat ini hingga terbit matahari keesokan harinya* (jangka waktu ini dapat disesuaikan keinginan masing-masing, tidak harus selama 1 hari saja, boleh kurang dari 1 hari dan juga boleh lebih dari 1 hari)
SEM CHEN TAM CHEY KYI TOEN KYI CHIR TANG, PHEN PAR JA WEY CHIR TANG, DROEL WAR JA WEY
Demi kebaikan semua mahluk, untuk menolong mereka, untuk membebaskan mereka,
CHIR TANG, MU GEY MEY PAR JA WEY CHIR TANG, NEY MEY PAR JAWEY CHIR TANG, JANG CHUP KYI
Untuk mengakhiri kemiskinan, untuk mengakhiri penyakit, untuk menyempurnakan
CHOG KYI CHO NAM YONG SU DZOG PAR JAWEY CHIR TANG, LA NA MEY PA YANG TAG PAR DZOG
Tahap-tahap menuju pencerahan, dan untuk mewujudkan Pencerahan sempurna yang tertinggi
PEY JANG CHUP NGEY PAR TOG PAR JA WEY CHIR SO JONG YANG TAG PAR LANG WAR GYIO.
Juga akan menjaga Sila Mahayana Upasatha dengan sempurna. (3X)
(Master): TAP LA
Ini adalah metodenya
(Pengambil Sila): LEK SO
Sempurna
DOA KOMITMEN UNTUK MENJAGA SILA-SILA
TENG NEY SOG CHOE MI JA SHING.
Dari sekarang (hingga esok hari), aku tidak akan membunuh,
SHEN KYI NOR YANG LANG MI JA.
Atau mencuri barang milik orang lain.
TRIG PEY CHO KYANG MI CHOE CHING.
Aku tidak akan terlibat dalam hubungan seksual
DZUN KYI TSIG KYANG MI MAO.
Dan juga tidak akan mengucapkan kata-kata salah
KYOEN NI MANG PO NYER TEN PEY,
Aku akan benar-benar menghindari alcohol/minuman keras,
CHANG NI YONG SU PANG WAR CHA.
Yang merupakan penyebab dari banyak kesalahan.
TEY SHIN TU MA YIN PEY ZEY.
Aku tidak akan menggunakan ranjang atau kursi yang tinggi dan lebar
TRI TANG TRENG WA GYEN TANG NI,
Aku tidak akan makan pada saat yang tidak tepat,
GAR TANG LU SOG PANG WAR CHA.
Menggunakan wangi-wangian, untaian bunga, perhiasan
JITAR DRA CHOM TAG TU NI,
Menyanyi, menari, dan sebagainya.
SOG CHO LA SOG MI CHEY TAR,
Sama seperti para Arahat yang selalu menghindari pembunuhan, dan sebagainya,
TEY SHIN SOG CHOE LA SOG PANG.
Semoga aku juga tidak akan membunuh dan sebagainya,
LA MEY JANG CHUP NYUR TOP SHOG.
Dengan cepat mencapai Pencerahan yang tertinggi.
DUG NGEL MANG TRUK JIK TEN DIR,
Semoga aku membebaskan diriku sendiri dari samudera eksistensi yang berulang-ulang(samsara),
SI PEY TSO LEY DROEL WAR SHOG.
Dari dunia ini yang didera oleh berbagai penderitaan.
MANTRA MORAL YANG MURNI
Dibaca 3 atau 21 kali
OM AMOGA SHILA SAMBARA BARA BARA MAHA SHUDA SATU PEYMA BIBU KITEY BUDZA DARA DARA SAMANTA AVALOKITEY’ HUM PEY SOHA
DOA UNTUK MEMPERTAHANKAN SILA
TSUL TRIM KYI TSUL TRIM KYON MEY CHING
TSUL TRIM NAM PAR TAK TANG DEN
LOM SEM MEY PEY TSUL TRIM KYI
TSUL TRIM PAR ROL CHIN PAR SHO.
Dengan kesempurnaan etika perilaku,
Etika murni yang sempurna,
Dan etika tanpa kesombongan,
Semoga aku menyelesaikan kesempurnaan etika ini.
PERSEMBAHAN MANDALA YANG PANJANG
OM BENZA BHUMI AH HUM
Om benza bhumi Ah Hum
WANG CHEN SER GYI SA ZHI
Bumi emas yang megah
OM BENZA REKHEY AH HUM
Om benza rekhey Ah Hum
CHI CHAG RI KHOR YUG GYI KOR WE Ü SU
Di pusatnya, dikelilingi di bagian luarnya oleh serangkaian pegunungan besi (gugusan Cakravada),
RI GYEL PO RI RAB
Terdapat gunung Meru, raja dari segala Gunung.
SHAR LÜ P’AG PO
Di sebelah Timur [terdapat Benua] Vedeha,
LHO DZAM BU LING
Di sebelah Selatan [terdapat Benua] Jambudwipa,
NUP PA LANG CHOE
Di sebelah Barat [terdapat Benua] Godaniya,
JANG DRA MI NYEN
Di sebelah Utara [terdapat Benua] Kuru.
LÜ TANG LÜ P’AG
[Benua-benua kecil berturut-turut adalah] Deha dan Bideha (di sebelah Timur),
NGA YAB TANG NGA YAB ZHEN
[Benua] Chamara dan Apara-chamara (di sebelah Selatan),
YO DEN TANG LAM CHOG DRO
[Benua] Shatha dan Uttara-mantrina (di sebelah Barat),
DRA MI NYEN TANG DRA MI NYEN GYI DA
[Benua] Kurava dan Kaurava (di sebelah Utara).
RIN PO CHE RI’O
Gunung Permata,
PAG SAM GYI SHING
pohon pengabul harapan,
DOE JOE BA
lembu pemenuh harapan,
MA MO PA YI LO TOG
panen yang tanpa membajak.
KORLO RIN PO CHE
Roda yang berharga,
NOR BU RIN PO CHE
permata yang berharga,
TSUN MO RIN PO CHE
ratu yang agung,
LOEN PO RIN PO CHE
menteri yang agung,
LANG PO RIN PO CHE
gajah yang agung,
TA CHOG RIN PO CHE
kuda yang agung,
MAG PON RIN PO CHE
Jenderal yang agung,
TER CHEN PO’I BUM PA
Bejana harta yang luar biasa.
GEG MA
Dewi kecantikan,
TRENG WA MA
dewi untaian-untaian [bunga],
LU MA
dewi lagu,
GARMA
dewi tarian,
ME TOG MA
dewi bunga,
DUG POE MA
dewi dupa,
NANG SEL MA
dewi pelita,
DRI CHAB MA
dewi wewangian.
NYI MA
matahari,
DA WA
bulan,
RIN PO CHE DUG
payung yang berharga,
CHOG LEY NAM PAR GYEL WEY GYETSEN
panji kemenangan sempurna terhadap semua ketidakberuntungan.
USU LHA DANG MI’I
Di tengah-tengah,
PEL JOR P’UN SUM TSOG PA MA SANG WA MEY PA
terdapat seluruh harta kekayaan para dewa dan manusia yang paling sempurna (indah dan mengagumkan),
TZANG ZHING YI DU WONG WA DI DAG DRIN CHEN TSA WA TANG GYU PAR
tanpa terkecuali
CHEY PEY PEL DEN LAMA DAM PA NAM DANG
Kupersembahkan semua ini kepada Guru-Guru akarku dan Guru-guru Silsilahku yang jaya, yang terunggul, dan paling baik hati,
Insert here :
(a) if precepts are taken before the Master:
Kyey par du yang jey tsün Losang Jampel Jhampa Gyats’o pel sang pö shel nga ney...
and in particular to the glorious Venerable Losang Jhampel Jhampa Gyats’o,
or
(b) if precepts ara taken when alone, insert;
Lama gyel wa sha kya t’up pa sey tang chey pa nam la...
and to the Victorious Master Shakyamuni, together with his retinue,
continue with
....t’ek pa chen pö so jong ki dom pa lek par t’op pay ka trin tang rak ki yön tü
to thank you now that we have received the mahayana upasatha precepts.
SHING K’AM UL WAR GYI’O
Mohon terima semua ini dengan welas asih, demi kebaikan semua makhluk.
T’UK JEY DRO WEY DOEN DU ZHEY SU SOEL
Setelah berkenan untuk menerimanya,
ZHEY NE JIN GYI LAB TU SOEL
mohon anugerahkan berkah-Mu kepada kami
PERSEMBAHAN MANDALA YANG DISINGKAT
SA SHI POE KYI JUG SHING ME TOG TRAM
RI RAP LING SHI NYI DEY GYEN PA DI
SANG GYE SHING TU MIK TEY UL WAR GYI
DRO KUN NAM DAG SHING LA CHOE PAR SHO.
Bumi ini yang diurapi dengan minyak wangi dan taburan bunga.
Dihiasi dengan Gunung Meru, empat benua, matahari, dan bulan,
Dibayangkan sebagai Tanah [Suci] para Buddha, aku mempersembahkannya,
Semoga semua makhluk menikmati Tanah Suci ini.
KYEY WA KUN TU YANG DAG LAMA TANG
DREL MEY CHOE KYI PEL LA LONG CHOE CHING
SA TANG LAM GYI YOEN TEN RAP DZOK NE
DOR JE CHANG GYI GO PANG NYUR TOB SHO
Semoga dalam kehidupan-kehidupan mendatang, aku tidak pernah terpisah dari seorang Guru yang sejati
Dan semoga aku selalu mengalami kejayaan Dharma;
Setelah menyempurnakan kebajikan dari ‘tingkatan’ dan ‘jalan’ ,
Semoga aku segera mencapai tingkat Vajradhara.
IDAM GURU RATNA MANDALA KAM NIRYATAYAMI
DOA DEDIKASI
JANG CHUB SEM CHOK RIN PO CHEY
Semoga Batin Pencerahan (Bodhicitta) yang unggul dan berharga,
MA KYEY PA NAM KYEY GYUR CHIK
Timbul dalam diri mereka yang belum mencapainya,
KYE PAR NYAM PA MEY PA YANG
Bagi mereka yang telah merealisasikannya, semoga Bodhicitta tersebut tidak akan pernah merosot,
GONG NEY GONG TU PEL WAR SHO
Tetapi terus berkembang.
[1] Melambangkan Bodhicitta mutlak di dalam batin Sang Buddha (dengan kata lain pemahaman akan Shunyata)
[2] Melambangkan Bodhicitta relative, yaitu tekad yang kuat untuk merealisasikan pencerahan demi kepentingan semua makhluk
[3] Melambangkan penolakan terhadap samsara (renunsiasi)
[4] Bayangkan tubuh Sang Buddha terbuat dari cahaya (transparan/tidak solid)
[5] Melambangkan bahwa Beliau telah mengatasi 4 ‘Mara”:kilesha, skandha,kematian, dan ‘Putra Mara’.
[6] Melambangkan bahwa Beliau selalu berada dalam keadaan meditasi langsung atas Shunyata
[7] Terdiri dari: nektar obat (bebas dari penyakit), telah mengatasi ‘monster skandha yang tidak murni’;nektar umur panjang (bebas dari kematian), telah mengatasi ‘monster kematian’; nektar kebijaksanaan terunggul (yang tak ternoda), telah mengatasi ‘monster kilesha’ (kekotoran batin)
[8] Ada 32 tanda utama serta 80 tanda tambahan seorang Buddha. Untuk lebih jelasnya, lihat buku Liberation in Our Hands. Mahayana Sutra and Tantra Press
[9] Pada dasarnya ini melambangkan Dharma yang tertulis dalam kitab suci dan Dharma yang berupa realisasi spiritual di dalam batin para Arya.
[10] Renungkan kualitas-kualitas dari Tubuh, Ucapan (ada 60 kualitas agung), dan Batin (pengetahuan, welas asih, dan kekuatan) Sang Buddha lihat buku Liberation in Our Hands.
[11] Skt: Samsara
[12] Skt: Samyaksambodhi
[13] himpunan nilai kebajikan (skt:punna) dan himpunan kebijaksanaan (skt:prajna)
[14] Doa ini bertujuan untuk menghimpun nilai kebajikan (Skt:Punya)dan memurnikan karma buruk.
[15] masa lalu, masa sekarang, dan masa yang akan datang
[16] Bodhisattva
[17] Prayetka Buddha
[18] Shravaka Buddha
[19] Skt: Mudita
[20] Skt: Dharma
Next:
Teks Dharma lain