Lilin Puja

Rangkaian Samudera Dunia


MENDEL RINCHEN LEY DrUB

SHING KHAM BULWAR SHU
Marilah kita mempersembahkan mandala

OM BENZA BHUMI AH HUNG
Om bumi Wajra Ah Hung

WANGCHEN SER GI SA SHI,
Tanah emas yang agung

OM BENZA RIKHE AH HUNG
Om sembilan puluh dua gunung Wajra Ah Hung

CHI CAG RI KHOR YUG GI KORWEI UYSU,
Pada pusat di bagian luarnya dikelilingi oleh serangkaian pegunungan besi
(gugusan Cakrawada)

RINCHEN LEY DrUB LHA NEY KHYEYPAR NGA DEN RI TSHOY KOR RI RAB,
Terbuat dari bahan-bahan berharga, merupakan kediaman para dewa dengan lima ciri khusus, dan Gunung Sumeru dikelilingi oleh gunung-gunung dan lautan-lautan.

SHU YIB DOG KAR LING DI MILUY NYIY GYUR GI PHAG LUY PHAG LING,
Benua Wideha berbentuk busur dan berwarna putih yang didiami oleh penduduk dengan tinggi badan dua kali manusia.

SYINGTEI YIB NGO NEY ZANG CHEY MANG DO NGAG TEN NGAG DZAMBUILING,
Benua Jambudwipa berbentuk kereta kuda dan berwarna biru dengan tempat unggul yang tak terhitung banyaknya dimana penduduknya dipuji sebagai landasan Sūtra maupun Tantra.

DOG MAR YIB DUM BALANG NORBUI LONGCOY KYI TSHO BALANG COY,
Benua Godania berwarna merah dan berbentuk bulat dimana penduduknya hidup dari kekayaan sapi berharga.

DrUSHI SER DOG TSHE LOTONG NGEYJOR DEN CHI GONG DrA MINYEN,
Benua Kuru berbentuk persegi dan berwarna kuning dimana penduduknya memiliki usia tetap pada seribu tahun dengan kekayaan dan mendengar suara yang menggelegar sebelum mati.

SYAR NEY RIM SHIN LUY TSHEY THrU GYEY SHI DANG CU DrUG SO NYIY TE,
Dimulai dari Timur secara berurutan tinggi tubuh penduduknya adalah delapan, empat, enam belas, dan tiga puluh dua depa.

LING THrEN GYEYPO RIMPAR DOG YIB NGAR TSHUNG LUY TSHEY CHEY CHEY DO,
Kedelapan sub-benua secara berurutan memiliki bentuk dan warna yang sama dengan benua utamanya, dimana tinggi tubuh penduduknya masing-masing adalah setengah dari yang tinggal di benua utamanya.

LUY DANG LUYPHAG NGAYAB NGASHEN YO DEN DANG NI LAM CHOG DrO, DrA MINYEN DANG DrA MINYEN DA LING KUN KHA NI CHIR CHOG PAO,
Yaitu Deha dan Wideha, Chamara dan Aparachamara, Shatha dan Uttara-Mantrina, Kurawa dan Kaurawa. Semua sub-benua ini menghadap ke luar.

PEYRAG IN NYIL BENDHUR MAGEY PHALAM MUTIG JURUI RI,
Gunung terdiri dari rubi (batu merah delima), safir (batu nilam), lapis lazuli, jamrud, intan, mutiara dan koral.

TSAWA DONGPO YELGA METOG LODrEY RINCHEN DUN DEN SYING,
Pohon dengan akar, batang, cabang-cabang, bunga-bunga, dedaunan dan buah-buahan yang terbuat dari tujuh bahan berharga.

MAR SER LUY DZEY DOJEI RA MIG HOSOG GOY DOY JUNGWEI WA,
Warna bulu keemasan, dengan tubuh yang cantik dan tanduk dan kuku terbuat dari intan, memenuhi keinginan dan harapan akan susu dan sebagainya.

NANG NGEY NUB KYEY RO CUY PHUNTSHOG SYUN DrEL MA MOY LO TOG SHING,
Panen tanpa membajak dipagi hari lalu tumbuh yang baru pada waktu malam, sangat lezat dan bergizi dan bebas dari kulit.
DZEY DrO DrOY THOY BULWEI YOENTEN NGA TSHANG SER KHOR TSIB TONG DEN,
Roda emas dengan seribu jari-jari, lima tempat tinggal berkualitas, saat melaju mempersembahkan suara indah dan cepat melaju.

DUY MIN CHI DANG JIG GYEY TrEY KOM MUNSEL RE KONG YIY SHIN NOR,
Permata pengabul harapan, memenuhi harapan-harapan, menghalau dari kematian yang tidak pada waktunya, delapan ketakutan, kelaparan, kehausan, dan kebodohan.

DrI SHIM YIY HONG KEY NYEN KYOEN DrEL YOENTEN GYEY CHUG TSUNMO CHE,
Wangi, menarik, dengan suara yang merdu, itulah ratu yang agung bebas dari kesalahan dan kaya akan delapan kualitas.

YO GYUY WEN SHING KUN GEI PELTER KHOR GYUR DZOY LOEN KHYIMPEI DAG,
Tanpa kemunafikan dan tipu muslihat, memberikan keadaan sukacita yang unggul, adalah si perumahtangga, menteri merupakan harta pengelola alam.

YENLAG DUN DEN GANG RI GUL DrA SYUG NYUR TOB DEN LANGPO CHE,
Gajah dengan tujuh anggota badan, bagai gunung salju, kuat, cepat dan bertenaga.

YIB ZUG PHUNTSHOG KAR DZEY RINCHEN GA SAB CHEY TrEY CANG SYEY TA,
Dengan bentuk yang unggul, putih dan cantik, adalah kuda yang pandai dihiasi dengan pelana dan kekang, yang terbuat dari bahan-bahan berharga.

CHOY MIN COY DrEL GYELPO GONG DrUB MAG PUNG JOM KHEY PAHWO CHE,
Tak pernah berlaku bertentangan dengan Dharma, memenuhi keinginan raja, pahlawan agung cakap dalam menaklukan pasukan.

DOY GU MALUY JUNGWEI TER BUM TSHEY DEN RINCHEN GYEN GOY CHANG,
Sumber dari semua yang diinginkan manusia, guci harta karun berproporsi sempurna dihiasi dengan ornamen dan kain berharga.

GEGMA KARMO DOJE KURTEN GOYOEN DUY CING GYING NYAM CEN,
Dewi kecantikan, putih, kedua tangan memegang wajra pada pinggangnya, menundukan kepala ke sebelah kiri, penuh keanggunan.

THrENGMA SERMO RINCHEN THrENGWA NAM NEY CHOY YUL NAM LA BUL,
Dewi untaian perhiasan, kuning, memegang untaian intan, mempersembahkannya kepada objek-objek persembahan.

LU MA MARKYA PIWAM NYENPEI DrA THrOL TONG SUM KHYAB NYAM JEY,
Dewi nyanyian, kemerah-merahan, memainkan wina dimana suara yang menggembirakan seakan memenuhi ketiga ribu semesta.

GAR MA KAR SER NGO DANG MARKYA NATSHOG DOG CEN GAR GI ROL,
Dewi tari-tarian, dalam susunan warna putih, kuning, biru dan kemerah-merahan melakukan tarian-tarian.

METOG MAR SER METOG NOY THOG YEY KYI METOG CHAR CHEN BEB,
Dewi bunga, oranye, memegang sepiring bunga, tangan kanannya menaburi bunga mekar.

DUG POY KARMO POY NOY DZIN CING CHOY YUL LA PHUL DIG DZUB DENG,
Dewi dupa, putih, membawa tempat dupa, mempersembahkannya kepada objek
persembahan dan menunjukan mudra menggertak.

NANG SEL MARKYA MARMEI DONGPO THrAGPAR NAM TE MUNPA SEL,
Dewi pelita, kemerah-merahan, memegang pelita di pundaknya, melenyapkan kegelapan.

DrI CHAB MANI NATSHOG DANG DEN DUNG CHOY DrI YIY JUG TSHUL DZEY,
Dewi wewangian, beraneka warna, dengan sebuah rumah keong berisi wewangian,menunjukan sikap mengurapi.

ME SYEL LEY DrUB NOY CUY PHUNTSHOG JIGTEN MUNSEL NYIMA MAR,
Matahari merah terbuat dari kristal api, unggul baik sebagai wadah maupun isi, melenyapkan kegelapan dari dunia.

CHU SYEL NGOWO LHA YI PHODrANG PHELDrIB TSHUL TOEN DAWA KAR,
Bulan putih, kristal air secara alami, istana para dewa, menunjukan terang saat gelap.

TSIB TONG NOR TOG MUTIG CHUN CHANG KHOR YUG GYEN DZEY DUG KARPO,
Payung berjari-jari seribu, putih dan bermahkotakan intan, memiliki tepi yang terpangkas indah dan berhiaskan untaian mutiara.

DAR CE NE SUM SOG CHAG TSHEN TrA SIL SIL DrADOG GYEL TSHEN YO,
Panji kemenangan yang berkibar, ketiga lidah tepinya berhiaskan hewan-hewan, dengan genta-genta kecil memancarkan bunyi gemerincing.

UY SU TAG GYEY DZEY GYEY NYEWEI RINCHEN DUN DANG LHA DANG MIYI,
Di tengah terdapat delapan simbol keberuntungan, delapan materi, tujuh mustika berharga,

PELJOR CEY NORYOY GU KUN TSHANG BULDrOG TSHANG WANG TOB DEN CEY,
Semua kekayaan dan harta para dewa dan manusia yang ada, bersama dengan semua persembahan Dewa Brahma dan Dewa Iswara yang memiliki kekuatan,

DAK SHEN LUY NGAG YIY SUM DUY SUM GE TSHOG KUN ZANG CHOY TrIN TrO,
Persembahan tubuh, ucapan, dan batinku dan semua makhluk, kumpulan kebajikan dari tiga masa, beserta awan persembahan Bodhisattwa Samantabhadra yang dilipatgandakan,

DEN SUM THU YIY SHING KHAM DI DAG DAGPEI NOY CUY GYURWA DI,
Semua dunia berubah menjadi wadah-wadah dan isi-isi yang murni dengan kekuatan dua belas aspek dari Kebenaran Ārya ketiga,

LAMA LOZANG DOJECHANG GI LHA TSHOG KHOR DANG CEY LA BUL,
Semua ini kupersembahkan pada-Mu, oh Guru Buddha Wajradhara Lobsang beserta pengiring-Mu.

THUG JEY SHEY NEY DAG LA TSEWEY CHOG THUN NGO DrUB TSEL DU SOL.
Setelah menerimanya dengan welas asih, aku memohon, melalui welas asih-Mu limpahkan padaku pencapaian-pencapaian biasa maupun luar biasa.

IDAM KURU RATNA MANDALA KAM NIRYATAYAMI
Semoga kebaikan dan kebajikan tumbuh berkembang!

Catatan: 

Judul lengkap teks ini adalah Mempersembahkan Rangkaian Samudera Dunia, Nyanyian Enam Kualitas Bermudita Pada Semua Penakluk (Tib.: Shing Kham Gyatshoi Koypa Bul Shul Gyal Kun Gyey Jey Drug Den Lu Yang Shey Jawa Shug Sho). Disusun oleh: Putra Sang Penakluk Kenzur Dagpo Datsang Kelzang Tenzin Khedrup. Diterjemahkan dari bahasa Tibet ke dalam bahasa Inggris oleh: Rosemary Patton dibawah bimbingan Yang Mulia Kyabje Dagpo Lama Rinpoche pada bulan Agustus 2003. Disunting oleh Biksu Lobsang Gyatso pada bulan April 2009.

Persembahan mandala merupakan praktik yang dilakukan oleh leluhur bangsa kita. Praktik ini merupakan bagian dari 6 Praktik Pendahuluan yang pernah diajarkan oleh Guru Buddhis termasyhur pada saat itu, yaitu Guru Suwarnadwipa Dharmakirti. Teks ini terdapat di Kidung Manggala Bakti.

Panduan Praktik Persembahan Mandala dapat dipelajari di sini.

Baca Doa Buddha di Aplikasi Sancita Baca Doa Buddha di Aplikasi Sancita

Share