Menyita jubah seorang biksu, menyerang dirinya, memenjarakan atau mengurungnya, memecatnya, walaupun ia seorang biksu yang tidak menjaga ikrar dengan baik
Melakukan lima kejahatan besar
Berpegang pada pandangan yang salah
Menghancurkan sebuah tempat atau wilayah
Menjelaskan kesunyataan kepada mereka yang belum siap untuk mendengarkannya
Mengalihkan tujuan seseorang yang hendak mencapai Kebuddhaan yang lengkap sempurna
Menyebabkan seseorang sepenuhnya melepaskan Ikrar Pratimoksa dan memasuki Mahayana
Mempertahankan pandangan bahwa kendaraan-kendaraan praktisi yang masih berlatih tidak memungkinkan seseorang untuk mengatasi kemelekatan dan seterusnya, dan menyebabkan orang lain memiliki pandangan yang sama;
Memuji kualitas diri sendiri dengan harapan mendapatkan keuntungan, reputasi, dan pujian, serta mencemarkan nama orang lain
Dengan keliru menyatakan "Saya telah menembus kebenaran tertinggi" [memahami kesunyataan];
Menjatuhkan denda kepada praktisi-praktisi yang mengambil pentahbisan dan menerima apa yang telah dipersembahkan atau yang tadinya hendak dipersembahkan kepada Sang Triratna;
Menyebabkan seseorang meninggalkan meditasi ketenangan batin dan menyerahkan benda-benda milik para ahli meditasi kepada mereka yang melafalkan doa-doa; Ini adalah pelanggaran-pelanggaran utama, sebab-sebab bagi makhluk untuk terlahir kembali di neraka-neraka besar. Akuilah kesalahan- kesalahan ini di dalam mimpi, dengan berdiri di hadapan Arya Akshagarbha
Meninggalkan Bodhicitta
Tidak melawan kemelekatan dan sifat kikir, sehingga gagal memberikan apa yang dimohon
Walaupun orang lain sudah berupaya dan mengutarakan rasa senangnya, kita tidak menoleransi makhluk lain, dan menyerang mereka dengan penuh amarah
Terpengaruh oleh klesha diri sendiri berikut klesha orang lain, menjelaskan doktrin- doktrin yang keliru