Lilin Puja

Ikrar Bodhisattva dari Shiksha-samuccaya


Arya Shantidewa

  1. Mengambil apa yang menjadi milik Sang Triratna 
  2. Menolak Dharma suci Sang Muni 
  3. Menyita jubah seorang biksu, menyerang dirinya, memenjarakan atau mengurungnya, memecatnya, walaupun ia seorang biksu yang tidak menjaga ikrar dengan baik 
  4. Melakukan lima kejahatan besar 
  5. Berpegang pada pandangan yang salah 
  6. Menghancurkan sebuah tempat atau wilayah 
  7. Menjelaskan kesunyataan kepada mereka yang belum siap untuk mendengarkannya
  8. Mengalihkan tujuan seseorang yang hendak mencapai Kebuddhaan yang lengkap sempurna 
  9. Menyebabkan seseorang sepenuhnya melepaskan Ikrar Pratimoksa dan memasuki Mahayana
  10. Mempertahankan pandangan bahwa kendaraan-kendaraan praktisi yang masih berlatih tidak memungkinkan seseorang untuk mengatasi kemelekatan dan seterusnya, dan menyebabkan orang lain memiliki pandangan yang sama; 
  11. Memuji kualitas diri sendiri dengan harapan mendapatkan keuntungan, reputasi, dan pujian, serta mencemarkan nama orang lain
  12. Dengan keliru menyatakan "Saya telah menembus kebenaran tertinggi" [memahami kesunyataan]; 
  13. Menjatuhkan denda kepada praktisi-praktisi yang mengambil pentahbisan dan menerima apa yang telah dipersembahkan atau yang tadinya hendak dipersembahkan kepada Sang Triratna; 
  14. Menyebabkan seseorang meninggalkan meditasi ketenangan batin dan menyerahkan benda-benda milik para ahli meditasi kepada mereka yang melafalkan doa-doa; Ini adalah pelanggaran-pelanggaran utama, sebab-sebab bagi makhluk untuk terlahir kembali di neraka-neraka besar. Akuilah kesalahan- kesalahan ini di dalam mimpi, dengan berdiri di hadapan Arya Akshagarbha 
  15. Meninggalkan Bodhicitta 
  16. Tidak melawan kemelekatan dan sifat kikir, sehingga gagal memberikan apa yang dimohon 
  17. Walaupun orang lain sudah berupaya dan mengutarakan rasa senangnya, kita tidak menoleransi makhluk lain, dan menyerang mereka dengan penuh amarah 
  18. Terpengaruh oleh klesha diri sendiri berikut klesha orang lain, menjelaskan doktrin- doktrin yang keliru
Baca Doa Buddha di Aplikasi Sancita Baca Doa Buddha di Aplikasi Sancita

Share