Lilin Puja

Doa Tujuh Bagian


Saptāngga-Pūjā

PHAGPA JAMPEL SHOENNUR GYURPA LA CHAG TSHEL LO.
Hormat kepada Ārya Manjushri yang muda!


1. Penghormatan
JINYEY SU DAG CHOG CUI JIGTEN NA, DUY SUM SYEGPA MI YI SENGGE KUN, DAG GIY MALUY DEDAG THAMCEY LA, LUY DANG NGAG YIY DANGWEY CHAG GYIO.

Betapapun banyaknya para Buddha di kesepuluh penjuru dunia, para ‘manusia-singa’ – Buddha dari tiga kurun waktu. Dengan keyakinan kepada mereka semua tanpa kecuali aku bersujud dengan tubuh, ucapan, dan batinku.
ZANGPO COYPEI MOENLAM TOB DAG GIY, GYELWA THAMCEY YI KYIY NGOEN SUM DU, SHING GIY DUL NYEY LUY RAB TUYPA YIY, GYELWA KUN LA RAB TU CHAGTSHEL LO.
Dengan kekuatan keyakinanku terhadap praktik Bodhisatwa, dalam mata batinku, aku dengan jelas melihat semua Penakluk. Dengan tubuh sebanyak atom-atom di tanah-tanah suci, dengan rasa hormat yang mendalam, aku bersujud kepada semua Penakluk dengan sungguh-sungguh.
DUL CIG TENG NA DUL NYEY SANGGYEY NAM, SANGGYEY SEY KYIY UY NA SHUG PA DAG, DETAR CHOY KYIY YING NAM MALUY PA, THAMCEY GYELWA DAG GIY GANGWAR MOY.
Di atas setiap atom [duduklah] para Buddha yang jumlahnya sebanyak atom-atom yang ada. Setiap Buddha dikelilingi oleh para Putra Buddha. Aku membayangkan seluruh angkasa tanpa terkecuali benar-benar dipenuhi oleh para Penakluk.
DE DAG NGAGPA MIZEY GYATSHO NAM, YANG KYIY YENLAG GYATSHOI DrA KUN GIY, GYELWA KUN GIY YOENTEN RAB JOY CING, DEWAR SYEGPA THAMCEY DAG GIY TOY.
Menyanyikan lautan pujian yang tanpa batas dengan setiap suara dari semua organ ucapanku yang tak terhitung, aku mengagungkan kebajikan-kebajikan semua Penakluk dan memuji semua Sugata ini.


2. Mempersembahkan Persembahan
METOG DAMPA THrENGWA DAMPA DANG, SILNYEN NAM DANG JUGPA DUG CHOG DANG, MARME CHOG DANG DUGPOY DAMPA YIY, GYELWA DE DAG LA NI CHOYPAR GYIY,

Dengan bunga-bunga yang sangat indah, untaian-untaian yang indah, alat-alat musik, urapan, dan payung-payung yang terbaik, pelita-pelita dan dupa-dupa terbaik, aku membuat persembahan kepada semua Penakluk.
NAZAH DAMPA NAM DANG DrI CHOG DANG, CHEMA PHURMA RI RAB NYAMPA DANG, KOYPA KYEPAR PHAGPEI CHOG KUN GIY, GYELWA DE DAG LA NI CHOYPAR GYIY,
Dengan pakaian-pakaian yang sangat indah dan wewangian terbaik, dengan bubuk wewangian yang menumpuk bagaikan Gunung Meru, semuanya disusun dengan sangat indah, aku mempersembahkannya kepada semua Penakluk.
CHOYPA GANG NAM LAMEI GYA CHEWA, DE DAG GYELWA THAMCEY LA YANG MOY, ZANGPO COY LA DEYPEI TOB DAG GIY, GYELWA KUN LA CHAGTSHEL CHOYPAR GYIY.
Persembahan-persembahan megah dan tak tertandingi ini, aku dedikasikan semua dalam pikiran kepada para Penakluk. Dengan penuh keyakinan dalam praktik Bodhisatwa, aku bersujud dan memberikan persembahan ini kepada para Penakluk.


3. Pengakuan
DOYCHAG SHEDANG TIMUG WANG GIY NI, LUY DANG NGAG DANG DESHIN YIY KYIY KYANG, DIGPA DAG GIY GYIYPA CI CHIYPA, DE DAG THAMCEY DAG GIY SOSOR SYAG.

Semua perbuatan buruk yang telah kulakukan karena kemelekatan, kebencian, dan ketidaktahuan, dengan tubuh, ucapan, dan batinku, aku akui semuanya, satu demi satu.


4. Ikut Bermudita
CHOG CUI GYELWA KUN DANG SANGGYEY SEY, RANGGYEL NAM DANG LOB DANG MILOB DANG, DrOWA KUN GIY SOYNAM GANG LA YANG, DE DAG KUN GIY JEYSU DAG YI RANG.

Baik yang dilakukan oleh para Penakluk dari sepuluh penjuru, atau oleh Putra Spiritual mereka atau oleh para Pratyeka Buddha, atau oleh para Arahat Śravaka atau para Pendengar bukan Arahat, aku turut bersuka cita atas kebajikan semua makhluk.


5. Permohonan Ajaran
GANG NAM CHOG CUI JIGTEN DrOEN ME DAG, JANGCHUB RIMPAR SANGGYEY MACHAG NYEY, GOENPO DE DAG DAG GIY THAMCEY LA, KHORLO LANA MEYPA KORWAR KUL.

Cahaya bagi semua dunia di kesepuluh penjuru, Engkau yang telah merealisasi pencerahan dengan mencapai pengetahuan yang tanpa noda, Oh para Pelindung, aku mohon kepadamu, putarkanlah roda hukum yang tertinggi.


6. Permohonan Untuk Tidak Parinirvana
NYANGEN DATOEN GANG SHEY DE DAG LA, DrOWA KUN LA PHEN SHING DEWEI CHIR, KELPA SHING GIY DULNYEY SHUGPAR YANG, DAG GIY THELMO RABJAR SOELWAR GYIY.

Engkau yang hendak memperlihatkan pencapaian Parinirvana, dengan ber-anjali aku memohon kepadamu, untuk menolong dan membawa kebahagiaan bagi semua makhluk. Tetaplah tinggal selama kalpa yang jumlahnya sebanyak atom di alam semesta!


7. Dedikasi
CHAGTSHELWA DANG CHOY CING SYAGPA DANG, JEYSUYIRANG KUL SHING SOELWA YIY, GEWA CUNGZEY DAG GIY CI SAGPA, THAMCEY DAG GIY JANGCHUB CHIR NGOO.

Sekecil apapun nilai kebajikan yang telah kuperoleh, melalui penghormatan, persembahan, pengakuan, melalui ber-mudita, permohonan ajaran, dan permohonan untuk tidak Parinirvana, aku dedikasikan semuanya untuk pencapaian pencerahan sempurna.

Catatan:

Doa Tujuh Bagian terdapat dalam Sutra Bhadracari yang terukir di relief teratas Candi Borobudur. Doa ini merupakan bagian dari pernyataan tekad Arya Samanthabhadra dalam pujiannya kepada Buddha Amitabha.

Doa Tujuh bagian terdapat dalam Enam Praktik Pendahuluan (6PP), salah satu praktik yang dipelajari Guru Atisha dari Guru Suwarnadwipa Dharmakirti dari Sriwijaya. Praktik ini kemudian hari dibawa ke Tibet dan dilestarikan di sana selama bertahun-tahun hingga akhirnya kini dapat dipraktikkan lagi di Indonesia.

Teks ini terdapat di Kidung Manggala Bakti.

 

Pelajari juga tentang Penjelasan Doa Tujuh Bagian dan Penjelasan Enam Praktik Pendahuluan.

 

Baca Doa Buddha di Aplikasi Sancita Baca Doa Buddha di Aplikasi Sancita
Penjelasan Teks
Doa Tujuh Bagian

Share