Dalam retret ini, para peserta akan berusaha mengubah batin setahap demi setahap agar memiliki kualitas seperti Avalokitesvara. Peserta akan mengumpulkan mantra “Om Mani Padme Hum” sebanyak 666.666 kali. Retret akan ditutup dengan Aghihotra Yajna (Puja Api) untuk mempurifikasi semua kesalahan yang dilakukan selama retret.
Indonesia memiliki ikatan karma yang amat kuat dengan Avalokitesvara, perwujudan welas asih agung Sang Buddha. Peninggalan sejarah dan penggambaran sosok Beliau dalam berbagai rupa hadir di seluruh negeri. Guru Suwarnadwipa Dharmakirti dari Sriwijaya juga dikenal di seantero dunia sebagai pemegang silsilah ajaran tentang Bodhicitta yang kita butuhkan untuk meraih welas asih agung laksana Avalokitesvara. Setelah lebih dari 1000 tahun dititipkan di negeri atap dunia, Tibet, praktik Avalokitesvara telah kembali ke tanah emas, tanah air kita.
| Ringkasan Retret | |
|---|---|
| Tempat | Malang |
| Jadwal | 1 - 4x setahun |
| Durasi | 21 hari |
| Bahan bacaan wajib | Pembebasan di Tangan Kita, Praktik Penyempurnaan Welas Asih, Sutra Bijak dan Dungu |
| Biaya | Biaya retret gratis Peserta menanggung akomodasi, konsumsi, & persembahan pada Triratna |
| Prasyarat | |
|
|
Mulai perjalanan spiritualmu sekarang,
jalankan selangkah demi selangkah.
“Tantra itu sebuah metode, cara memasak. Bahannya harus ada dulu, yaitu topik-topik Lamrim. Kalau tidak ada bahan, masuk tantra, bisa-bisa kalian gosong!”
—Y.M. Biksu Bhadra Ruci