JANGCHUB SEMPAH JAMPEL SHOENNUR GYURPA LA CHAGTSHEL LO.
Hormat kepada Pemuda Bodhisattva Manjushri!
DUY SUM GYELWA THAMCEY DAG DANG DE YI CHOY,
GEDUN NAM LA GUYPA CHENPOY CHAGJEY TE,
LOBMA ZANGPO JANGCHUB HOY KYIY KUL GYURPEY,
JANGCHUB LAM GYI DrOENMA RABTU SELWARJA.
Kepada seluruh Begawan Penakluk dari ketiga kurun waktu, kepada Dharma,
Dan kepada Sangha, aku bersujud dengan rasa hormat yang mendalam.
Terdorong oleh permohonan dari muridku yang baik, Jangchub Ö,
Aku akan sepenuhnya menjelaskan Pelita Sang Jalan Menuju Pencerahan.
CHUNGNGU DrING DANG CHOG GYURPEY,
KYEYWU SUM DU SYEYPARJA,
DE DAG TSHEN NYIY RAB SELWEI,
SOSOI YEWEY DrIWARJA.
Ketahuilah bahwa ada tiga golongan praktisi:
Yakni yang berkapasitas kecil, menengah, dan agung.
Untuk menunjukkan ciri-cirinya,
Aku akan menunjukkan karakteristik masing-masing praktisi.
GANG SHIG THAB NI GANG DAG GIY,
KHORWEI DEWA TSAM DAG LA,
RANGNYIY DOENDU NYERJEYPA,
DE NI KYEYWU THAMAR SYEY.
Dia yang dengan cara apa pun,
Sekadar mencari kenikmatan untuk dirinya sendiri
Dalam eksistensi yang berulang-ulang (samsara)
Disebut sebagai makhluk berkapasitas kecil.
SIYPEI DE LA GYAB CHOG SYING,
DIGPEI LEY LEYDOG DAG NYIY,
GANG SHIG RANG SHI TSAM DOEN NYER,
KYEWU DE NI DrING SHEYJA.
Dia yang berpaling dari kenikmatan-kenikmatan samsara,
Secara alamiah menolak perbuatan jahat
Dan mencari pembebasan untuk dirinya sendiri
Disebut sebagai makhluk berkapasitas menengah.
RANG GYUY TOGPEI DUG NGEL GYIY,
GANG SHIG SHEN GYI DUG NGEL KUN,
YANGDAG ZEYPAR KUN NEY DOY,
KYEWU DE NI CHOG YIN NO.
Dia yang telah benar-benar memahami penderitaannya sendiri,
Dan berkeinginan kuat untuk menghapuskan
Semua penderitaan makhluk-makhluk lain
Adalah makhluk berkapasitas agung.
SEMCEN DAMPA JANGCHUB CHOG,
DOYPAR GYURPA DE DAG LA,
LAMA NAM KYIY TENPA YI,
YANGDAG THAB NI SYEYPARJA.
Bagi para makhluk agung ini
Yang beraspirasi pada pencerahan tertinggi,
Aku akan menjelaskan metode sempurna
Yang telah diajarkan oleh para Guru Spiritual.
DZOG SANG DrIY KU LA SOG DANG,
CHOYTEN DAMCHOY NGOEN CHOG NEY,
METOG DUGPOY NGOYPO DAG,
CI JORPA YIY CHOYPARJA.
KUNZANG COY LEY SUNGPA YI,
CHOYPA NAMPA DUN DAG KYANG,
Di hadapan lukisan serta perwujudan lainnya dari Para Buddha yang sempurna,
Di hadapan stupa serta Dharma yang suci,
Persembahkanlah bunga-bunga, dupa, atau apa saja yang engkau miliki,
Haturkan persembahan tujuh bagian yang dijelaskan dalam Aktivitas Mulia Samanthabhadra.
JANGCHUB NYINGPOI THARTHUGPAR,
MI DOGPA YI SEM DAG GIY.
KOENCHOG SUM LA RAB DEY CING,
PUYMOI LHA NGA SAR TSUG NEY,
THELMO JARWAR JEY NEY NI,
DANGPO KYABDrO LENSUMJA.
Dengan batin yang tak tergoyahkan,
Hingga esensi pencerahan telah dicapai,
Dengan keyakinan mendalam pada Sang Triratna,
Sambil berlutut dan beranjali,
Pertama-tama berlindunglah sebanyak tiga kali.
DENEY SEMCEN THAMCEY LA,
JAMPEI SEM NI NGOEN DrOWEY,
NGENSONG SUM DANG KYE SOG DANG,
CHIPHO SOG KYI DUG NGELWEI.
DrOWA MALUY LA TEY TE,
DUG NGEL GYIY NI DUG NGELWA,
DUG NGEL DUG NGEL GYUTSHEN LEY,
DrOWA THARPAR DOYPA YIY.
Kemudian, setelah memancarkan cinta kasih
Kepada semua makhluk,
Bayangkan mereka semua tanpa kecuali
Tenggelam dalam penderitaan di ketiga alam rendah,
Penderitaan akibat kelahiran, kematian, dan sebagainya,
Lalu dengan keinginan untuk membebaskan para makhluk
dari penderitaan nyata (dukkha dukkha),
Dari penderitaan akibat perubahan serta dari sebab-sebab
penderitaan,
Bangkitkanlah aspirasi untuk mencapai pencerahan, dan berikrar
untuk tidak pernah meninggalkannya.
DOGPA MEPAR DAMCAHWEI,
JANGCHUB SEM NI KYEYPARJA,
DE TAR MOENPEI SEM DAG NI,
KYEYPEI YOENTEN GANG YINPA.
Manfaat-manfaat membangkitkan
Bodhicitta dalam bentuk aspirasi seperti ini
Dijelaskan oleh [Buddha] Maitreya dengan sempurna
dalam Sutra Barisan Tangkai.
DE NI DONGPO KOYPA YI,
DO LEY JAMPEY RABTU SYEY,
DE YIY DO LOGPAHAM LAMA LEY NYENTE,
DZOGPEI JANGCHUB SEM KYI YOENTEN THAH MEYPA.
Dengan membaca sutra atau mendengarkan ajaran seorang Guru
Mengenai sifat-sifat mulia tanpa batas dari Bodhicitta yang sempurna,
Pelajarilah sifat-sifat mulia tersebut dengan baik agar mereka menetap dalam dirimu.
Dengan cara demikian, bangkitkanlah Bodhicitta berulang kali.
NAMPAR SYEYPAR JEY LA DE NEY GYUTSHEN DU,
DE TAR YANG DANG YANG DU SEM NI KYEYPARJA,
PAH JIN GYI SHUY DO DAG LEY,
DE YI SOYNAM RAB TENPA.
Dalam Sutra yang dimohon oleh Suradata
Kebajikan-kebajikan Bodhicitta diajarkan dengan sangat baik.
Aku akan merangkum kebajikan tersebut
Hanya dalam tiga bait.
GANG TSHE TSHIG CEY SUMTSAM DU,
DORDUYPA NI DIR DrIY JA,
JANGCHUB SEM KYI SOYNAM GANG,
DE LA GELTE ZUG CHIY NA.
Jika nilai-nilai kebajikan Bodhicitta
Mengambil wujud nyata
Mereka akan memenuhi seluruh angkasa
Bahkan menjangkau lebih dari itu.
NAMKHEI KHAM NI KUN KANG TE,
DE NI DEWEY LHAGPAR GYUR,
GANGGEI JEMEI DrANG NYEY KYI,
SANGGYEY SHING NAM MI GANG GIY,
RINCHEN DAG GIY KUN KANG TE,
JIGTEN GOEN LA PHULWAWEY,
GANG GI THELMO JARGYIY TE.
JANGCHUB TU NI SEM TUY NA,
CHOYPA DI NI KYEPAR PHAG,
DE LA THAH NI MA CHIY SO
Dibandingkan dengan seseorang yang memenuhi
Sejumlah tanah Buddha dengan permata sebanyak molekul air yang ada di Sungai Gangga
Lalu mempersembahkannya kepada Sang Pelindung Dunia,
Dengan seseorang yang menyatukan telapak tangan bersikap anjali
Lalu memberi hormat seraya membangkitkan Bodhicitta
Maka persembahan terakhir jauh lebih unggul.
Bahkan kebajikan dari persembahan tersebut adalah tak terbatas.
JANGCHUB MOENPEI SEM DAG KYE NEY NI,
BEYPA MANGPOY KUNTU PELJA SHING,
DI NI KYEWA SHEN DUHANG DrENDOEN DU,
JI KEY SYEYPEI LABPAHANG YONG SU SUNG.
Setelah membangkitkan aspirasi akan pencerahan
Teruslah berusaha dengan segenap upaya untuk memperkokohnya.
Juga, agar dapat terus mengingatnya di kehidupan-kehidupan yang mendatang,
Jagalah sila-sila sebagaimana yang telah diajarkan.
JUG SEM DAG NYIY DOMPA MATOGPAR,
YANGDAG MOENPA PHELWAR GYUR MA YIN,
DZOGPEI JANGCHUB DOMPA PEL DOY LEY,
DE CHIR BEYPEY DI NI NGEYPAR LANG.
SOSOR THARPA RIG DUN GYIY,
TAGTU DOM SHEN DENPA LA,
JANGCHUB SEMPEI DOMPA YI,
KELPA YOY KYIY SHEN DU MIN.
Tanpa ikrar yang sifatnya membuat batin terlibat penuh dalam Bodhicitta ,
Aspirasi pencerahan sempurnamu tidak akan pernah tumbuh.
Oleh karena itu, mereka yang berkeinginan untuk memperkuat aspirasi mereka dalam mencapai pencerahan sempurna
Pasti akan berjuang untuk mencapai dan mengambil ikrar-ikrar tersebut tanpa noda.
Mereka yang sudah memegang salah satu di antara ketujuh jenis ikrar
pembebasan diri sendiri
Ataupun ikrar seumur hidup lainnya,
Mempunyai keberuntungan yang dibutuhkan untuk mengambil ikrar-ikrar Bodhisattva.
Sedang yang lainnya tidak.
SOSOR THARPA RIGDUN DANG,
DESHIN SYEYPEY SYEYPA LA,
TSHANG COY PEL NI CHOG YIN TE,
GELONG DOMPA DAGTU SHEY.
Dari ketujuh jenis ikrar pratimoksa
Yang diajarkan oleh Sang Tathagatha,
Beliau memandang ikrar perilaku suci sebagai yang terunggul:
Yakni sila-sila seorang biksu.
JANGCHUB SEMPEI SA DAG GI,
TSHULTHrIM LEU SUNG CHO GA YIY,
YANGDAG TSHEN NYIY DENPA YI,
LAMA ZANGLEY DOMPA LANG,
Sesuai dengan pelaksanaan upacara
Yang dijelaskan dalam bab Sila-Sila pada Tingkatan Bodhisattva ,
Mohonlah ikrar-ikrar dari seorang Guru Spiritual yang baik
Yang memenuhi syarat secara sempurna.
DOMPEI CHOGA LA KHEY DANG,
DAG NYIY GANG SHIG DOM LA NEY,
DOMPA BOGZOY NYINGJER DEN,
LAMA ZANGWAR SYEPARJA.
Ketahuilah bahwa dia yang terampil dalam melaksanakan upacara pemberian ikrar,
Haruslah seseorang yang memegang ikrar itu sendiri,
Ia juga mahir dalam memberikan ikrar-ikrar tersebut
Dan penuh welas asih hingga memenuhi syarat sebagai seorang “Guru Spiritual yang baik”.
DE LA BEYPEY DI DrAWEI,
GEL TE LAMA MA NYEY NA,
DE LEY SHEN DOM NOYPA YI,
CHOGA YANGDAG SYEYPARJA.
Jika engkau telah berusaha mencari seorang Guru yang demikian
Namun gagal menemukannya,
Aku akan menjelaskan dengan baik tata-cara lain
Untuk mengambil ikrar tersebut.
DE LA NGOEN TSHE JAMPEIPEL,
AM BARHADZAR GYURPA YIY,
JITAR JANGCHUB THUG KYEYPA.
JAMPEL GYI NI SANGGYEY SHING,
Di dalam Sutra Ornamen Alam-Buddha Manjushri
Dijelaskan bagaimana pada masa lampau
Manjushri terlahir sebagai Raja Amba
Dan membangkitkan batin pencerahan.
GYEN GYIY DO LEY SYEYPAR TAR,
DESHIN DIR NI RAB SEL DrI,
GOENPO NAM KYI CEN NGA RU,
DZOGPEI JANGCHUB SEMKYEY CING,
DrOWA THAMCEY DrOEN DU NYER,
DE DAG KHORWA LEY DrOL LO,
NOY SEM THrOWEI SEMNYIY DANG,
SERNA DANG NI THrAG DOG NYIY,
DE NEY ZUNG TE JANGCHUB DAG,
THOB KYI BARDU MIJAHO,
TSHANGPAR COYPA CEYJA SHING,
DIG DANG DOYPA PANGWARJA.
TSHULTHrIM DOMPA LA GAHWEY,
SANGGYEY JEYSU LABPARJA,
DAG NYIY NYURWEI TSHUL GYI NI,
JANGCHUB THOBPAR MI TrO SHING,
SEMCEN CIG GI GYU YIY NI,
CHIMEI MU THAR NEYPARJA,
TSHEY MEY SAM GYI MI KYABPEI,
SHING DAG NAMPAR JANGWARJA,
MING NEY ZUNGWA JEYPA DANG,
CHOG CU DAGTU NAMPAR NEY,
DAG GI LUY DANG NGAG GI LEY,
THAMCEY DU NI DAGPARJA,
YIY KYI LEY KYANG DAGJA TE,
MI GEI LEY NAM MIJAO.
Sesuai dengan Sutra tersebut, sekarang aku akan menerangkannya secara jelas:
“Di hadapan Para Pelindung
Saya membangkitkan batin pencerahan sempurna.
Saya akan menuntun semua makhluk (menuju kebahagiaan).
Saya akan membebaskan mereka dari eksistensi yang berulang-ulang.
Sejak saat ini
Hingga saya mencapai pencerahan sempurna
Saya akan menghindari niat jahat dan kemarahan,
Kekikiran dan rasa iri.
Saya akan mempertahankan kehidupan selibat
Serta meninggalkan kejahatan dan hawa nafsu.
Dengan semangat yang berlandaskan ikrar-ikrar Bodhisattva,
Saya akan mengikuti pelatihan diri yang diajarkan oleh Sang Buddha.
Saya tidak akan tergesa-gesa mengejar pencerahan
Hanya untuk diri sendiri,
Tapi bahkan hanya demi satu makhluk hidup pun
Saya akan tetap tinggal hingga akhir samsara.
Saya akan mempersiapkan alam suci mendatangku
Yang tak terbatas dan tak terbayangkan.
Semoga hanya dengan mendengarkan namaku saja bisa bermanfaat bagi orang lain!
Maka saya akan menetap di ke sepuluh penjuru.
Dengan segala cara saya akan menjaga dengan sempurna
Semua tindak-tanduk fisik serta ucapanku
Berikut kesucian batinku.
Saya akan menghindari perilaku-perilaku tak bajik.”
RANG GI LUY NGAG SEM NI NAMDAG GYU,
JUGPEI SEM KYIY DAG NYIY DOM NEYPAR,
TSHULTHrIM LABPA SUM LA LEG LAB NA,
THSULTHrIM LABPA SUM LA GUY CHER GYUR.
Jika sambil mempertahankan ikrar-ikrar yang diliputi oleh Bodhicitta
—Penyebab kesucian tubuh, ucapan, dan batinmu—
Engkau melatih ketiga jenis sila dengan baik,
Maka rasa hormatmu untuk ketiga jenis sila itu akan tumbuh.
DEWEY NAMDAG DZOG JANGCHUB,
SEMPEI DOMPEI DOM DAG NI,
BEYPAR JEYPEY DZOG JANGCHUB,
TSHOG NI YONG SU DZOGPAR GYUR.
Oleh sebab itu, dengan berupaya untuk mempertahankan kesucian
Akan ikrar-ikrar yang dijalankan oleh Para Bodhisattva
Engkau akan menyelesaikan jalan penghimpunan kebajikan
Untuk mencapai pencerahan sempurna.
SOYNAM YESYEY RANG SHIN GYI,
TSHOG NI YONG SU DZOGPA YI,
GYU NI SANGGYEY THAMCEY DAG,
NGOENSYEY KYEYPA NYIY DU SHEY.
Penyebab rampungnya kedua himpunan,
Yang pada hakikatnya adalah kebajikan dan kebijaksanaan unggul ,
Disabdakan oleh semua Buddha
adalah tercapainya kewaskitaan.
JITAR DAB SYOG MA GYEYPEI,
JA NI KHAH LA PHUR MI NUY,
DE SHIN NGOENSYEY TOB DrELWEY,
SEMCEN DOEN JEY NUYPA MIN.
Layaknya seekor burung yang memiliki sayap yang belum berkembang
Tak dapat terbang ke langit,
Tanpa kekuatan kewaskitaan
Engkau tidak dapat menolong makhluk hidup.
NGOENSYEY DENPEY NYIN TSHEN GYI,
SOYNAM DAG NI GANG YIN DE,
NGOENSYEY DAG DANG DrEL GYUR LA,
KYEWA GYAR YANG YOY MA YIN.
Nilai-nilai kebajikan apa pun yang dapat dihimpun selama sehari penuh,
Oleh seseorang yang diberkahi kewaskitaan,
Tak akan dapat dihimpun oleh seseorang yang tidak memiliki kewaskitaan
Bahkan selama seratus kehidupan pun.
NYURDU DZOGPEI JANGCHUB TSHOG,
YONG SU DZOGPAR DOY GYURPA,
DEY NI BEY JEY NGOENSYEY DAG,
DrUBPAR GYUR GYIY LELOY MIN.
Dia yang ingin segera merampungkan penghimpunan
Demi meraih pencerahan yang sempurna,
Akan dapat mencapai kewaskitaan ini melalui upaya,
Bukan melalui kemalasan.
SHINEY DrUBPA MAYINPAR,
NGOENSYEY JUNGWAR MIGYUR LA,
DE CHIR SHINEY DrUBPEI CHIR,
YANG NEY YANG DU BEYPARJA.
Tanpa mewujudkan ketenangan batin (samatha)
Kewaskitaan tak akan dapat dicapai.
Oleh karena itu, berupayalah terus-menerus
Untuk mencapai samatha.
Jika faktor-faktor penunjang untuk tercapainya samatha merosot,
Meskipun engkau melakukan upaya sangat besar untuk bermeditasi
Bahkan selama seribu tahun
Engkau tidak akan pernah bisa mewujudkan konsentrasi meditatif .
DE CHIR TINGDZIN TSHOG LEU LEY,
SUNGPEI YENLAG LA LEG NEY,
MIGPA GANG RUNG CIG DAG LA,
YIY NI GE LA SHAGPARJA.
Oleh karena itu, pertahankanlah faktor-faktor penunjang ini dengan baik
Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam bab tentang Kondisi-kondisi untuk Meraih Konsentrasi .
Fokuskan batinmu dalam keadaan bajik
Pada salah satu obyek yang diajarkan.
NELJOR SHINEY DrUB GYUR NA,
NGOENSYEY DAG KYANG DrUBPAR GYUR,
SYEYRAB PHAROL CHIN JOR DANG,
DrELWEY DrIBPA ZEY MI GYUR.
Ketika engkau telah merealisasikan yoga samatha,
Engkau juga akan mencapai kewaskitaan.
Namun, tanpa berlatih dalam penyempurnaan kebijaksanaan,
Rintangan batinmu tak akan dapat dimusnahkan.
DE CHIR NYOENMONG SYEYJA YI,
DrIBPA MALUY PANGWEI CHIR,
SYERAB PHAROL CHIN NELJOR,
TAGTU THAB CEY GOMPAR JA.
Jadi, untuk menolak semua halangan mental
–baik halangan bagi kemahatahuan maupun klesha–
Meditasikanlah selalu yoga penyempurnaan kebijaksanaan,
Yang digabungkan dengan metode.
THAB DANG DrELWEI SYERAB DANG,
SYERAB DrELWEI THAB DAG KYANG,
GANG CHIR CHINGWA SHE SUNGPA,
DEWEY NYIY KA PANG MI JA.
Kebijaksanaan tanpa metode
Sama halnya metode tanpa kebijaksanaan
Merupakan dua hal yang oleh Buddha disebut sebagai belenggu.
Oleh karena itu jangan mengabaikan baik yang pertama maupun kedua.
SYERAB GANG DANG THAB GANG SHEY,
THETSHOM DAG NI PANGWE CHIR,
THAB NAM DANG NI SYERAB KYI,
YANGDAG YEWA SELWARJA.
Untuk menghalau keragu-raguan
Akan apakah itu kebijaksanaan maupun metode.
Aku akan menerangkan dengan baik dan jelas
Apa yang membedakan metode dan kebijaksanaan.
SYERAB PHAROL CHIN PANGPEI,
JINPEI PHAROL CHIN LA SOG,
GEWEI CHOY NAM THAM CEY DANG,
GYELWA NAM KYIY THAB SU SYEY.
Selain penyempurnaan kebijaksanaan,
Maka segala jenis tindakan bajik,
Mulai dari penyempurnaan kemurahan hati dan seterusnya ,
Dijelaskan oleh Para Begawan Penakluk sebagai metode.
THAB GOM WANG GI DAG NYI KYIY,
GANG SHIG SYERAB NAM GOMPA,
DEY NI JANGCHUB NYURDU THOB,
DAGMEY CIGPU GOMPEY MIN.
Siapa pun, yang terbiasa dengan metode,
Lalu memeditasikan kebijaksanaan dengan obyek apa pun,
Akan segera mencapai pencerahan,
Namun pencerahan tak dapat diraih hanya dengan memeditasikan kesunyataan belaka.
PHUNGPO KHAM DANG KYECHEY NAM,
KYEWA MEYPAR TOG GYURPEI,
RANGSHIN TONG NYIY SYEYPA NI,
SYERAB CEY NI YONG SU SYEY.
Pemahaman bahwa skandha-skandha, lingkup indra (ayatana) dan dasar-dasarnya (dhatu),
sebagai sesuatu yang tidak dilahirkan,
Dan sesungguhnya mereka tidak memiliki eksistensi yang inheren ,
Pemahaman inilah yang diajarkan sebagai pemahaman yang membentuk “kebijaksanaan”.
YOYPA KYEWA RIG MIN TE,
MEYPAANG NAMKHEI METOG SHIN,
NYEYPA NYIYKAR THELGYUR CHIR,
NYIYKA DAG KYANG JUNGWA MIN,
Sesuatu yang eksis secara inheren tidak dapat dihasilkan (secara mutlak),
(dan hasil produksi mutlak) dari sesuatu yang tidak eksis ibarat teratai di angkasa.
Karena secara logika terlihat kesalahan mendasar pada kedua hal ini.
Maka, tidak mungkin akan ada kelahiran dari keduanya [sesuatu yang sekaligus dihasilkan maupun tidak dihasilkan].
NGOYPO RANG LEY MI KYE SHING.
SHEN DANG NYIK KA LEY KYANG MIN,
GYUMEY LEY MIN DE YI CHIR,
NGOWO NYIY KYIY RANGSHIN MEY,
Fenomena [yang tidak permanen dan komposit] tidak dihasilkan oleh dirinya sendiri,
Maupun dari fenomena lain (yang mempunyai eksistensi inheren), ataupun oleh keduanya, ataupun tanpa penyebab.
Oleh sebab itu, mereka tidak memiliki eksistensi yang inheren.
YANG NA CHOYNAM THAMCHEY DAG,
CIG DANG DU MEY NAMCEY NA,
NGOWO NYIY NI MI MIGPEY,
RANGSHIN MEYPA NYIYDU NGEY.
Lebih jauh lagi, bila semua fenomena dianalisis
Sebagai sesuatu yang tunggal ataupun majemuk,
Berhubung mereka tidak mempunyai eksistensi sejati,
Maka bisa dipastikan bahwa mereka tidak memiliki sifat eksistensi inheren/berdiri sendiri.
TONG NYIY DUNCUI RIGPA DANG.
UYMA TSAWA SOG LEY KYANG,
NGOYPO NAM KYI RANGSHIN NI,
TONGPANYIY DU DrUB SYEYPA,
Penalaran pada teks-teks seperti Tujuh Puluh Bait tentang Kesunyataan
dan Risalah Mendasar tentang Jalan Tengah (Kebijaksanaan) oleh [Arya] Nagarjuna,
Menunjukkan bahwa sifat semua fenomena
Ditetapkan sebagai kesunyataan.
GANG CHIR SHUNG NI MANG GYURPEY.
DE CHIR DIR NI MATrOY LA,
DrUBPEI DrUB THAH TSAM SHIG TU,
GOMPEI DOENDU RABTU SYEY,
Berhubung teks ini akan menjadi terlalu panjang lebar,
Maka aku tidak akan menguraikan lebih lanjut di sini.
Aku akan menjelaskan dengan baik kesimpulan-kesimpulan dari paham (Prasangika) saja.
Yang bertujuan sebagai penjelasan untuk meditasi.
DE WEY CHOY NAM MALUYPEI.
RANGSHIN DAG NI MI MIGPEY,
DAGMEYPA NI GOM GANG NYIY,
DI NI SYERAB GOMPA YIN,
Semua fenomena tanpa kecuali
Tidak bisa dicerap sebagai sesuatu yang memiliki sifat inheren.
Memeditasikan ke-tanpa-aku-an seperti ini
Adalah memeditasikan kebijaksanaan.
SYERAB KYIY NI CHOY NAM KUN.
GANG GI RANGSHIN MATHONG SHIN,
SYERAB DE NYIY RIG CEYPA,
NAMTOG MEYPAR DE GOMJA,
Sebagaimana halnya kebijaksanaan tidak mencerap adanya sifat eksistensi inheren
Pada fenomena apa pun,
Dengan menganalisis kebijaksanaan itu sendiri
Meditasikan pula ia sebagai sesuatu yang tidak memiliki konsepsi eksistensi yang inheren.
NAMTOG LEYJUNG SIYPA DI.
NAMPAR TOGPEI DAGNYIY DE,
DE CHIR MALUY TOG PANGPA,
NYANGEN DEYPA CHOG YIN NO,
Samsara, yang timbul dari konsepsi eksistensi inheren,
Pada hakikatnya adalah konsepsi eksistensi yang inheren.
Akibatnya, penghapusan semua konsepsi (yang salah)
tanpa kecuali
Adalah keadaan terunggul yang mengatasi semua penderitaan (Nirwana).
DETAR YANG NI COMDEN GYIY,
NAMTOG MARIG CHENPO TE,
KHORWEI GYATSHOR TUNGWAR JEY,
TOGMEY TINGDZIN LA NEYPA,
NAMKHEI SHINDU TOGMEY SEL,
SYEY SUNG SO.
Lebih jauh lagi, dalam hal ini Sang Buddha mengatakan,
“Konsepsi akan eksistensi yang berdiri sendiri adalah ketidaktahuan yang besar,
Dia menjatuhkanmu ke dalam samudra eksistensi yang berulang-ulang .
Dengan menetap dalam konsentrasi meditatif, bebas dari konsepsi eksistensi yang inheren,
Maka non-konsepsi akan terlihat dengan jelas.”
NAMPAR MI TOGPA LA JUGPEI ZUNG LEY KYANG,
DAMCHOY DI LA GYELWEI SEY.
NAMPAR MI TOG SAM GYUR NA,
NAMTOG DrOY KAH NAM DEY TE,
RIM GYIY MI TOG THOBPAR GYUR,
SHEY SUNG SO.
Sang Buddha juga bersabda dalam Dharani Memahami Kesunyataan,
“Oh Putra Penakluk, dalam praktik dharma unggul ini,
Jika engkau memeditasikan pikiran tanpa konsepsi akan eksistensi yang inheren,
Engkau akan melampaui konsepsi eksistensi inheren yang sulit diatasi,
Dan secara bertahap akan mencapai pemahaman yang bebas dari konsepsi.”
LUNG DANG RIGPA DAG GIY NI,
CHOYNAM THAMCEY KYEY MEYPEI,
RANGSHIN MEYPA NGEY JEY NEY,
NAMPAR TOG MEY GOMPARJA.
Melalui kutipan-kutipan kitab suci dan penalaran logika yang demikian,
Sekali engkau telah menentukan
Bahwa semua fenomena tidak dilahirkan dan tidak memiliki sifat inheren,
Bermeditasilah tanpa konsep eksistensi yang inheren.
DE TAR DE NYIY GOM JEY NA,
RIM GYIY DrOY SOG THOB JEY NEY,
RAB GAH LA SOG THOB GYUR TE.
SANGGYEY JANGCHUB YUN MI RING,
Bila memeditasikan kesunyataan seperti ini,
Secara bertahap engkau mulai mencapai (tingkatan spiritual) seperti “Kehangatan,” Dan mencapai (tingkatan spiritual) seperti “Sukacita Agung” dan seterusnya,
Maka pencerahan seorang Buddha tidak jauh lagi.
NGAG THU NYIY LEY DrUBPA YI,
SHI DANG GYEY SOG LEY NAM KYIY,
BUMPA ZANG DrUB LA SOG PEY.
DrUB CHEN GYEY SOG TOB KYI KYANG,
Apabila melalui aktivitas-aktivitas kedamaian, peningkatan, dan seterusnya,
Serta melalui kekuatan kedelapan siddhi agung, seperti
siddhi pot keberuntungan dan sebagainya.
DEWA YIY NI JANGCHUB TSHOG,
YONG SU DZOGPAR DOYPA DANG,
JAWA COY SOG GYUY SUNGPEI.
GEL TE SANG NGAG COY DOY NA,
Engkau ingin merampungkan dengan mudah
Pengumpulan-pengumpulan demi pencerahan
Serta ingin mempraktikkan mantra rahasia,
Seperti yang diuraikan dalam Tantra Tindakan, Tantra Praktik,
dan seterusnya.
DE TSHE LOBPOEN WANG KUR CHIR,
NYEN KUR RINCHEN SOG JIN DANG,
KAH DrUB LA SOG THAMCEY KYIY.
LAMA DAMPA NYEYPARJA,
Selanjutnya, agar dapat menerima inisiasi dari Vajra Acharya
Engkau harus dapat menyenangkan sang guru mulia
Dengan mempersembahkan pelayanan penuh hormat, benda-benda berharga dan sebagainya,
Dengan mempraktikkan instruksi-instruksinya, dan dengan cara-cara lainnya.
LAMA NYEYPAR GYURPA YIY,
YONG DZOG LOBPOEN WANG KURWEY,
DIG KUN NAMDAG DAG NYIY NI.
NGOYDrUB DrUBPEI KELDEN GYUR,
Dengan menyenangkan sang guru
Engkau akan menerima Inisiasi Vajra Acharya yang lengkap,
Semua kesalahan akan disucikan,
Dan engkau akan memperoleh keberuntungan untuk mencapai realisasi-realisasi spiritual.
DANGPOI SANGGYEY GYUY CHEN LEY,
RABTU BEYPEY KAGPEI CHIR,
SANGWA SYEYRAB WANGKUR NI.
TSHANGPAR COYPEY LANG MI JA,
Mengingat dalam Tantra Kalachakra Agung ,
Melarang secara tegas
Inisiasi-inisiasi rahasia dan kebijaksanaan
Bagi mereka yang mempraktikkan kesucian (selibat) untuk menerima
Inisiasi-inisiasi tersebut (secara nyata).
GEL TE WANG KUR DE DZIN NA,
TSHANG COY KAH THUB LA NEYPEY,
KAGPA CEYPAR GYURPEI CHIR.
KAH THUB DOMPA DE NYAM TE,
Jika engkau mengambil inisiasi tersebut (secara nyata),
Sambil memegang sila kesucian (selibat) tersebut,
Maka dalam mengikuti praktik terlarang ini,
Ikrar kesucianmu akan merosot.
TUL SHUG CEN DE PHAMPAYI,
TUNGWA DAG NI JUNG GYUR SHING,
DE NI NGEN SONG NGEY TUNGWEY.
DrUBPA NAM YANG YOY MAYIN,
Demikianlah seorang praktisi kesucian (selibat)
Akan melakukan pelanggaran utama
Dan pasti akan jatuh dalam kelahiran yang lebih rendah,
Tanpa mencapai bahkan realisasi yang terkecil sekalipun.
GYUY KUN NYEN DANG CHEYPA DANG,
JIN SEG CHOY JIN SOG JEYPA,
LOBPOEN WANG KUR NYEY GYUR CING.
DE NYIY RIG LA NYEYPA MEY,
(Namun demikian) seseorang bisa memberi dan menerima ajaran-ajaran tentang
semua tantra,
Mempersembahkan puja api dan melakukan ritual-ritual puja persembahan tertentu,
Bagi mereka yang telah menerima inisiasi Vajra Acharya
Tindakan demikian tidak mengandung kesalahan bagi seseorang yang memiliki (kesepuluh)
Kualitas-kualitas mulia seorang Vajra Acharya.
NEYTEN MARME DZEY PELGYIY,
DO SOG CHOY LEY SYEY THONG WEY,
JANGCHUB OY KYIY SOLTAB NEY,
JANGCHUB LAM SYEY DOR DUY JEY.
Sang Tetua Shri Dipamkara
Setelah memahami penjelasan-penjelasan Dharma dari sutra-sutra dan sebagainya,
Atas permohonan Jangchub Ö,
Telah merangkum secara singkat uraian jalan menuju pencerahan.
JANGCHUB LAMGYI DrOENMA LOBPOEN CHENPO PELMARME DZEY YESYEY KYI DZEY PA DZOG SO.
Demikianlah Pelita Sang Jalan Menuju Pencerahan selengkapnya.
Back:
Guru Atisha
Next:
Teks Dharma lain